Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Terima Hadiah Mewah dari Pengusaha, 3 Pejabat Kepolisian New York Ditangkap
Selasa, 21 Juni 2016 - 17:02:39 WIB
Preet Bharara- kiri- jaksa yang menangani kasus ini (AFP Photo/Drew Angerer/detik.com)

NEW YORK, Suluhriau- Tiga pejabat kepolisian New York, Amerika Serikat (AS) ditangkap terkait kasus penyuapan. Ketiganya dituduh menerima makanan, perjalanan dan hadiah mewah lainnya dari pengusaha kaya setempat.

Seperti dilansir AFP, Selasa (21/6/2016), dua pejabat senior kepolisian New York bernama Michael Harrington (50) dan James Grant (43) didakwa menerima suap dari pengusaha asal Brooklyn bernama Jeremy Reichberg. Keduanya memberikan pelayanan khusus untuk Reichberg dan rekan-rekannya, seperti pengawalan kepolisian, menyelidiki kasus-kasus pribadi dan memberikan akses VIP saat parade serta berbagai acara di New York.

"Tindakan itu melanggar prinsip dasar yang harus dijalankan pelayan publik, untuk melayani publik, bukan memperkaya diri sendiri dan mengambil keuntungan dari tugas mereka," ujar jaksa wilayah Manhattan, Preet Bharara, dalam pernyataannya.

Reichberg yang juga donatur utama untuk Wali Kota Bill de Blasio, ikut ditangkap dan dijerat dakwaan menerima pelayanan khusus itu serta memberi imbalan. Rekan Reichberg yang diidentifikasi sebagai CW-1, yang juga terlibat, telah mengaku bersalah dan bersedia bekerja sama dengan kepolisian.

Grant juga memberikan kepada Reichberg dan CW-1, sejumlah kartu yang memudahkan mereka lolos dari tilang. Tidak hanya itu, Grant juga membantu Reichberg untuk mendapat surat izin kepemilikan senjata api. Praktik ini berlangsung antara tahun 2012-2015.

Berbagai imbalan yang diterima Grant antara lain, perjalanan ke Super Bowl di Las Vegas dengan jet pribadi seharga US$ 57 ribu, menginap di hotel mewah Roma, kontrak kerja senilai US$ 12 ribu dan perhiasan mewah. Imbalan yang diterima Harrington antara lain menerima pekerjaan keamanan privat senilai puluhan ribu dolar AS, beberapa kamar hotel mewah di Chicago senilai US$ 6 ribu dan makan malam mewah senilai ribuan dolar AS.

Pejabat kepolisian New York ketiga yang ditangkap ialah Sersan David Villaneuva yang menjabat pengawas divisi kepemilikan senjata api. Villaneuva dituding menerima uang tunai dan hadiah berupa minuman beralkohol dan tur anggur mewah dari pengusaha Alex Lichtenstein.

Lichtenstein memanfaatkan kedekatan dengan Villaneuva dan memasang biaya ribuan dolar untuk klien-kliennya yang ingin mendapat izin kepemilikan senjata api. Bersama bawahannya Richard Ochetal, Villaneuva mengabaikan latar belakang pihak yang mengajukan izin, meskipun pihak itu pernah ditangkap atau terlibat kekerasan domestik.

Kasus ini terungkap setelah dilakukan penyelidikan selama 3 tahun. Jika divonis bersalah, Grant, Harrington dan Reichberg terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan Villaneuva dan Ochetal terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, serta Lichtenstein terancam 25 tahun penjara.

sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat