Lima Hari Pasca Lebaran, Harga Barang Pokok Masih Mahal
Senin, 11 Juli 2016 - 15:59:15 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Lima hari pasca lebaran Idul Fitri, harga barang kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) masih tetap tinggi.
Hal tersebut disebabkan karena masih banyak pedagang yang belum berjualan. Sehingga stok menipis.
Meski tingkat permintaan masyarakat sudah mulai turun dan berangsur stabil, tetapi tidak menyebabkan pedagang untuk memasang harga yang relatif standar.
Purwadi, salah seorang pedagang di Pasar Dupa Pekanbaru menjelaskan, seperti tahun-tahun sebelumnya, harga kembali normal setelah dua pekan setelah lebaran.
Komiditi yang harganya paling naik adalah cabe merah yang mencapai Rp 48.000 per kg, padahal sebelumnya hanya Rp 24.000 per kg dan bahan untuk bumbu, selain itu harga komoditi sayuran yang seharusnya justru dijual dengan harga murah, masih tetap tinggi, termasuk tomat yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 5.000 per kg dijual dengan harga Rp 8.000.
Berdasarkan pengakuan sejumlah agen Kepokmas di beberapa pasar tradisional di kota Pekanbaru, harga Kepokmas belum menunjukkan tanda-tanda akan mengalami penurunan pasca lebaran.
Padahal pemerintah telah melakukan segala upaya, termasuk operasi pasar dan menekan pedagang serta pengusaha untuk menjual harga bahan kebutuhan pokok dengan harga murah.
Upaya pemerintah untuk menekan harga jelang lebaran dan setelah lebaran tidak membuahkan hasil, sebab harga kepokmas di pasaran tetap tinggi.
Sehingga pemerintah gagal menekan harga pangan selama bulan ramadan dan saat maupun setelah lebaran tahun ini. (slt)
Komentar Anda :