Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Bakal Populer, Kopi Lebrika Meranti Raih Sertifikat IG
Selasa, 19 Juli 2016 - 09:24:34 WIB
Penyerahan sertifikat IG tersebut dilakukan oleh Menteri Hukum dan HAM YasonaLaoly disaksikan Wakil Presiden RI, M Yusuf Kalla di Istana Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta  Senin (18/7/2016).

MERANTI, Suluhriau- Kopi lebrika dari Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti dinyatakan sebagai hasil pertanian terbaik oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Nasional RI.

Hal itu ditandai dengan diserahkannya sertifikat Indikator Geografis (IG) untuk kopi tersebut.
Penyerahan sertifikat IG tersebut dilakukan oleh Menteri Hukum dan HAM YasonaLaoly disaksikan Wakil Presiden RI, M Yusuf Kalla di Istana Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta pada Senin (18/7/2016) pukul 13.00 WIB.

Sertifikat diterima langsung oleh Bupati Meranti, Irwan Nasir.  Meranti satu-satunya kabupaten di Riau yang mendapatkan sertifikat tersebut.

Bupàti Irwan menjelaskan bahwa sertifikat tersebut sebagai satu lagi bentuk pengakuan pemerintah terhadap potensi pertanian di Kepulauan Meranti. Sebelumnya sagu Meranti juga sudah diakui oleh Pemerintah.

"Ini patut kita syukuri dan kedepan kita perlu terus mengembangkan kopi liberika Meranti ini sebagai salah satu tanaman kopi yang potensial di tanah air. Perlu kerjasama petani dan pelaku industri untuk mengembangkan kopi ini," jelasnya.

Menurut Irwan, ke depan perlu perluasan tanaman kopi tersebut serta kualitas panennya. Selain itu dia mengajak pelaku industri untuk mengolah tanaman kopi liberika ini agar menjadi beraneka minuman dan makanan karena citarasanya memang sudah diakui.

Sebelumnya Kepala Dinas Kehutanan Meranti, M. Murod mengatakan,  pemberian sertifikat IG untuk kopi Lebrika Meranti tersebut merupakan salah satu bentuk keberhasilan Pemkab Meranti dalam mengelola hasil pertanian di kabupaten termuda di Provinsi Riau ini. Betapa tidak. Dari delapan kabupaten/kota se Indonesia, untuk di provinsi Riau, hanya Kabupaten Meranti yang mendapatkan sertifikat IG.

"Tidak mudah untuk  bisa mendapatkan sertifikat IG ini. Karena melalui penelitian, survei lapangan dilakukan tim dari pusat yakni, Kemenkumham dan Kementerian Pertanian. Tim melakukan survei itu sejak 2013 silam. Dan kopi Lebrika Rangsang akhirnya berhak mendapatkan sertifikat IG, dengan kualitas dan cita rasa khas  berbeda dengan kopi-kopi  lainnya," jelas Murod.

Dikatakan Murod, adanya pemberian sertifikat IG tersebut, ke depan Pemkab Meranti akan terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
Salah satunya pemerintah berupaya menarik investor agar dapat berinvestasi di Meranti. Kendati demikian, lanjut Murod, saat ini sudah ada sejumlah investor telah melirik Meranti khusus pengelolaan kopi Lebrika Rangsang. Diantaranya, inveator asal Jakarta, Pekanbaru serta dari daerah lain di Indonesia sudah melakukan survei ke lapangan.

"Dengan adanya sertifikat IG ini, kita berharap dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Meranti. Adanya pembukaan lapangan kerja yang seluas-luasnya, seperti memproduksi kopi Lebrika ini, tentu membutuhkan karyawan yang banyak. Yang jelas, kita terus berupaya meningkatkan hasil pertanian Meranti agar selalu yang terdepan. Seperti Sagu dan kopi Lebrika tersebut," pungkasnya.

Bupati Meranti, Irwan Nasir  mengatakan, pada dasarnya Pemkab Meranti menyampaikan ucapan terimakasihkepaa tim survei dari Pusat serta Wakil Presiden RI. Sebab, adanya pemberian sertifikat IG kopi Lebrika Rangsang ini, akan menjadi motifasi bagi masyarakat Meranti, khususnya petani kopi untuk terus meningkatkan kualitas hasil tanamannya.

Selain itu, Irwan menghimbau kepada pihak dinas terkait untuk mendukung penuh terhadap aktifitas masyarakat petani yang ada di Meranti. Irwan juga berharap agar masyarakat juga selalu proaktif dan lebih giat lagi untuk membuka lahan pertanian khususnya menanam kopi Lebrika di seluruh daerah yang ada di Meranti.

"Pemkab akan mendukung penuh terhadap petani kopi. Kita berharap, kopi Librika ini tak hanya di Rangsang saja, tapi daerah lain yang ada di Meranti ini juga ditanam kopi Librika. Dengan begitu, ke depan Meranti akan menjadi pengekspor kopi terbesar dengan kualitas yang terbaik dan cita rasanya berbeda. Tentu ini membutuhkan kesungguh-sungguhan dari semua pihak, mulai dari petani hingga pemerintah," ungkap Irwan. (rls,raf)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat