Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Di PT LP3i Terima Mahasiswa Kuliah Dulu, Bayar Setelah Kerja
Kamis, 21 Juli 2016 - 09:14:09 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Memasuki tahun ajaran baru, di perguruan tinggi (PT) swasta Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3i)  menawarkan program teranyarnya yakni "Bayar Kuliah Setelah Kerja".

Head of Communication LP3i, Muhammad Aghnia Syahputra mengungkapkan, dengan konsep ini, LP3i berkomitmen untuk membantu generasi muda Indonesia agar bisa melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi tanpa terbebani masalah biaya.

"Hanya LP3i yang buat program Kuliah Dulu Bayar Setelah Kerja. Melalui program ini kami ingin membantu generasi muda lulusan SMA atau sederajat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang berkualitas tanpa dibebani masalah biaya sama sekali. Karena biaya kuliah, bisa mereka bayarkan nanti setelah lulus kuliah, dan memiliki penghasilan. Dengan konsep ini, mahasiswa bisa lebih fokus kuliah sesuai dengan jurusan yang diminati,dan merancang masa depannya," papar pria yang akrab disapa Aga ini.

Lulusan dari LP3i juga tidak perlu khawatir akan menganggur setelah lulus kuliah. Karena LP3i mencetak lulusan yang siap kerja di perusahaan-perusahaan baik di dalam maupun di luar negeri. Tak hanya itu, lulusan LP3i juga terdidik untuk menjadi pengusaha. Sehingga bisa menciptakan lapangan kerjanya sendiri, dan menghasilkan keuntungan dari bisnisnya.

Mahasiswa LP3i dididik untuk menjadi profesional sehingga setelah lulus mereka sudah siap bekerja. Bukan hanya itu, mereka juga dibekali ilmu bisnis serta diajarkan cara- cara menjadi pengusaha yang sukses. Hal ini terbukti dari lulusan LP3i yang sudah merintis usaha bahkan sejak di bangku kuliah, dan hingga kini usahanya terus berkembang.

"Dengan berwirausaha, mereka juga bisa membuka lapangan- lapangan  pekerjaan sehingga berkontribusi membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran," terangnya.

Untuk menggencarkan misi tersebut, LP3i membuka  rekrutmen mahasiswa baru atau pindahan. Targetnya lembaga pendidikan ini akan menerima 500 mahasiswa baru di setiap cabang LP3i seluruh Indonesia, hingga totalnya bisa mencapai 30.000 mahasiswa.

"Pembukaan rekrutmen mahasiswa baru ini berlaku bagi seluruh siswa yang telah lulus sekolah dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, atau bagi mahasiswa pindahan. Prisnipnya, pendidikan ketrampilan ini nantinya bisa langsung diimplementasikan," tambah Aga.

Sementara, Pendiri LP3i, Syahrial Yusuf mengungkapkan LP3i berkomitmen untuk menekan angka pengangguran di Indonesia dengan menyajikan proses pendidikan yang berkesinambungan, insentif dan partisipatif.

"Perkembangan dunia bisnis kian pesat, persaingan kerja pun semakin ketat. Untuk itu, kami mempersiapkan sejumlah perangkat modul dan paket program yang aktual. Sehingga lulusan dari LP3i memiliki profesionalisme, pengalaman, dan menjadi tenaga kerja siap pakai dalam dunia bisnis,"ungkapnya.

Lebih lanjut, tokoh pendidikan dan pemberantasan pengangguran Indonesia ini menyampaikan, banyaknya jumlah pengangguran intelektual di Indonesia adalah karena mereka yang menyandang gelar, namun belum memiliki dasar ketrampilan praktis dan kemampuan analisis yang handal. Untuk itu, proses belajar mengajar yang ditawarkan LP3i lebih banyak menggunakan pendekatan praktis lewat diskusi kelompok, simulasi, dan latihan praktek.

"Lulusan LP3i dididik untuk trampil dan memiliki keahlian dalam bekerja, sehingga membuat perusahaan puas akan kinerja mereka," tutup Dewan Pembina Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) itu. (rls,ran)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat