Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Susu Kecoa Terbukti Bernutrisi Tinggi dan Bisa Jadi Superfood Masa Depan
Selasa, 26 Juli 2016 - 07:38:13 WIB

SULUHRIAU- Susu umumnya berasal dari sapi atau kambing. Tapi kini peneliti menemukan kecoa juga menghasilkan susu yang bergizi tinggi.

Sudah sejak lama negara Asia, khususnya China memanfaatkan kecoa sebagai pengobatan. Belakangan kecoa diternakkan khusus unutk dijadikan camilan dan obat.

Sekitar 10 tahun lalu, peneliti menemukan bagian tengah saluran pencernaan kecoa jenis Diploptera punctata mengandung kristal protein susu. Kecoa ini adalah satu-satunya kecoa vivipar yang juga berkembang biak dengan cara melahirkan selain bertelur.

Seperti halnya mamalia, kecoa Diploptera punctata harus 'menyusui' anaknya. Susu tersebut rupanya mengandung kristal protein yang bergizi tinggi. Tiap kristal diperkirakan mengandung lebih dari 3 kali jumlah energi yang ditemukan dalam rata-rata produk susu sapi kebanyakan. Meski begitu tentu sulit memerah susu dari kecoa.



Karenanya sebuah tim peneliti internasional mencari cara mendapatkan kebaikan susu kecoa menggunakan pilihan yang paling mungkin. Dalam studi yang dipublikasikan jurnal International Union of Crystallography bulan Juli, peneliti mengungkap keberhasilan mereka mengurutkan gen yang bertanggung jawab memproduksi kristal protein susu dalam usus kecoa.

Terobosan ini mengartikan kristal bisa diproduksi in-vitro atau dihasilkan dari laboratorium. Memungkinkan susu kecoa diproduksi massal.

"Kristal ini seperti makanan komplet dengan kandungan protein, lemak, dan gula. Jika Anda melihat rantai proteinnya, mereka punya semua asam amino esensial," ujar Sanchari Banerjee, salah satu peneliti kepada Times of India (25/7/2016).

Tidak hanya menjadi sumber kalori dan nutrisi, kristal protein juga bersifat time released. Ketika protein dicerna, kristal merilis lebih banyak protein dalam tingkat setara untuk meneruskan proses pencernaan.

Subramanian Ramaswamy selaku pemimpin penelitian mengatakan susu ini merupakan makanan komplet tinggi kalori. Penting diingat bahwa sumber protein padat ini tidak cocok untuk mereka yang ingin turunkan berat badan atau mereka yang konsumsi kalori hariannya sudah tinggi. Tetapi bagi mereka yang berjuang mendapat jumlah kalori harian, kristal protein susu dari kecoa ini bisa jadi cara cepat dan mudah mendapat kalori dan nutrisi.

"Proteinnya sangat stabil. Bisa menjadi suplemen protein luar biasa," ujar Ramaswamy.


Hingga sekarang belum ada rencana membuat susu kecoa menjadi produk komersial. Tetapi peneliti berencana menggunakan sistem ragi untuk mencoba memproduksi kristal secara massal.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi tingginya permintaan susu seiring berkembangnya populasi. Banyak pihak berspekulasi serangga termasuk kecoa akan segera menjadi bagian pola makan banyak orang. Karena dunia kini berjuang di bawah tekanan produksi makanan konvensional.

Sumber: detik.com|editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat