Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pemkab Bengkalis
Termasuk Berbagai Etnis dan Pelajar,
Pawai Budaya Hari Jadi Bengkalis 504 Diikuti Ribuan Peserta
Minggu, 31 Juli 2016 - 19:29:42 WIB

BENGKALIS, Suluhriau- Ribuan peserta dari berbagai suku etnis dan bangsa, serta pelajar Kabupaten Bengkalis menyemarakan pawai budaya sempena Hari Jadi ke-504 Bengkalis, yang dilepas langsung oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Sabtu (30/7/2016). 

Start pawai budaya sempena Hari Jadi ke-504 Bengkalis, dari Lapangan Tugu Bengkalis, Jalan Ahmad Yani – Jend Sudirman, Bengkalis. Rombongan pertama yang melintasi podium kehormatan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin dan seluruh pejabat, adalah rombongan Marching Band Andam Dewi, Bengkalis. Kemudian diikuti rombongan Suku Aceh, dengan sepasang pengantin mengenakan pakaian khas Aceh dan miniatur rumah adat dari tanah Rencong. 

Menyusul pada barisan kedua adalah rombongan dari Suku Asli, menampilkan pria mengenakan berpakaian adat warna oren dan rumah balai adat Suku Asli di Bengkalis. Selanjutnya, dari Paguyuban Bubuhan Banjar, Kabupaten Bengkalis, menampilkan arak-arakan kaum ibu dan pria Banjar.

Pada barisan keempat dari rombongan pawai budaya yang terdiri dari pria dan wanita mengenakan pakaian adat yang mengenakan ulos dari Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) Kabupaten Bengkalis. Tak hanya hanya itu, rombongan suku Batak menampilkan alat seni musik gondang dan seruling. Rombongan dari Suku Bugis diawali dengan silat khas yang mengiringi sepasang pengantin berpakaian adat warga biru muda, yang diarak oleh kaum perempuan dengan membawa hantaran. 

Anggota rombongan terbanyak pada pawai budaya Hari Jadi Bengkalis dari Suku Jawa sebanyak 400 orang. Diawali dengan penampilan bujang ganong, penari kuda kepang, empat buah reog Ponorogo, rumah adat joglo. Kemudian diikuti rombongan kaum perempuan dan pria, gunungan, penabuh tong-tongan. Tak ketinggalan sepeda ontel yang didandani Semar dan Gareng cs.

Selanjutnya, rombongan dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis yang mewakili suku dan etnis Melayu. Dipandu Imam Hakim yang juga Sekretaris Bappeda Bengkalis, menampilkan miniatur pelaminan pengantin dan rombongan kompang.

Setelah rombongan suku Melayu, menyusul rombongan dari Suku Minang mengusung tema baralek gadang. Sesuai dengan tema, sepasang pengantin diarak oleh anak-anak berpakaian adat, kaum perempuan dan pria. Pada kesempatan utusan Suku Minang menyerahkan cenderama berupa miniatur Rumah Gadang kepada Bupati Bengkalis.

Barisan selanjutnya, rombongan pawai dari Paguyuban Nusa Tenggara Barat, menampilkan miniatur rumah adat dan para pria berpakaian adat. Menyusul rombongan dari Suku Sunda, menampilkan sepasang pengantin Sunda dalam miniatur rumah adat, diiringi pemain angklung. Tak ketinggalan dari Suku Tionghoa yang menampilkan barongsai dan tarian naga, serta miniator kelenteng. Setelah barisan dari rombongan dari suku dan etnis, disusul rombongan dari sekolah dan perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Dikatakan Amril, kegiatan pawai budaya yang dilaksanakan salah satu upaya kita untuk melestarikan kekayaan khazanah budaya masyarakat di Kabupaten Bengkalis. Karena, sebagai bagian dari jati diri seluruh anak negeri ini, eksistensinya dan sebagaimana dibuktikan selama ini, mampu menjadi perekat yang tak lapuk karena hujan, tak lekang oleh panas, dalam mempersatukan seluruh lapisan masyarakat dari berbagai paguyuban yang ada di Negeri Junjungan ini.

Karena itu pula kata Amril, masa boleh berlalu, era boleh berganti, namun eksistensi dan keberagamaman budaya yang kita miliki, sampai kapan pun, karena apa pun dan oleh siapa pun, harus tetap terbingkai dan membingkai indahnya kebersamaan yang telah berhasil kita bina dengan baik selama ini.

Keberagaman yang kita miliki itu harus tetap menjadi daya dorong utama dan pertama dalam meningkatkan semangat dan kecintaan kita kepada negeri ini, kepada satu Bengkalis dan Bengkalis yang satu. Kemudian, harus menjadi penangkis pertama dan utama terhadap dampak negatif budaya-budaya lain yang dapat mencabut akar budaya kita sebagai jati diri. (adv,las)

 



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat