Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Di Rapat TPID Riau, Pemkab Meranti Minta Bantu Dana Infrastrutur Distribusi Barang
Senin, 01 Agustus 2016 - 19:27:40 WIB
Sekda Meranti saat Rakor TPID Provinsi Riau, Senin (1/8/2016)

PEKANBARU, Suluhriau- Pemkab Kepulauan Meranti meminta agar Pemrov Riau melalui dana APBD membantu dana pembangunan infrastruktur penunjang distrubusi barang.

Hal itu disampaikan Sekdakab Meranti Iqaruddin saat mengikuti rapat koordinasi tingkat tinggi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Se-Provinsi Riau, Senin (1/8/2016) di Aula Gedung Bank Indonesia (BI) Pekanbaru.

Rapat koordinasi ini dalam kegiatan untuk memperkuat koordinasi antara daerah Kabupaten Kota dalam rangka menekan laju inflasi didaerah.

Rapat TPID Se-Provinsi Riau langsung dipimpin Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman dan Asisten II Sekdaprov Riau H. Masperi bersama Kepala Bank Indonesia Pekanbaru Ismet Inono yang juga Ketua TPID Provinsi Riau, dan diikuti oleh Bupati, Sekda, Kepala Dinas/Bagian terkait.

Pada kesempatan itu, TPID Provinsi Riau mencoba menghimpun semua informasi dari Kabupaten Kota tentang kondisi Inflasi didaerah beserta faktor penyebab terjadinya Inflasi tersebut. Nantinya informasi itu akan diteruskan dalam Rapat Kerja Nasinal TPID Ke-VII di Jakarta yang langsung dipimpin Presiden RI Joko Widodo. Khusus Riau akan memfokuskan pada peningkatan infrastruktur dan tata niaga pangan dalam rangka stabilitas harga di Provinsi Riau.

Dalam Rakor TPID Provinsi Riau terungkap tekanan Inflasi di Riau pada Semester I mencapai 1.92 persen turun dari tahun 2015 lalu yang mencapai 2.65 persen. Tekanan Inflasi di Provinsi Riau masih dibawah tingkat Inflasi Nasional yang mencapai 3.45 persen, dan termasuk terendah di Sumatera.
 
Dari pemaparan pihak Bank Indonesia Pekanbaru faktor utama yang mempengaruhi Inflasi di Riau adalah harga BBM, Penyesuaian harga Listrik, adanya Ivent Pilkada serta hari besar yang menyebabkan permintaan barang/jasa meningkat, Keterbatasan pasokan yang mengalami gangguan dibeberapa sentral produksi.

Komoditas pangan berada diposisi teratas yang mempengaruhi Inflasi di Riau diantaranya bawang merah, daging ayam beras, cabe merah serta minyak goreng. Hal lainnya meski supply Sembako dari lokal cukup besar namun spekuliasi dari pedagang yang mencoba memanfaatkan moment tertentu sangat mempengaruhi.

Sekda Iqaruddin yang didampingi Kadisperindag Meranti Syamsuar dan Kabag Ekonomi Agusyanto, dalam pemaparannya berharap, pengendalian Inflasi didaerah harus disesuaian dengan karakteristik masing-masing daerah yang dikaji sesuai dengan kondisi sosial ekonominya.

Ia juga berharap TPID Provinsi Riau dapat menjembatani berbagai masalah yang memicu tingginya Inflasi di Kabupaten Meranti yang mencapai 3.46 persen. Seperti masalah pembangunan infrastruktur jalan untuk membuka akses lancarnya masuknya orang, pasokan barang dan jasa ke Meranti.

"Kami berharap TPID Provinsi dapat menjembatani masalah pembangunan infrastruktur jalan di Meranti ditingkat pusat. Karena hingga saat ini jalan yang ada belum satupun berstatus jalan Nasional semua masih jalan Kecamatan," paparnya.

Hingga saat ini akibat keterbatasan akses, Kabupaten Meranti hanya terbuka hingga pukul 13.00 Wib, karena lewat dari jam tersebut, transportasi laut yang menjadi satu-satunya media menuju Riau daratan telah putus.

Sekda juga meminta dalam rangka menekan angka Inflasi di Meranti, TPID Provinsi Riau dapat mendesak pusat untuk mengevaluasi aturan pemerintah tentang perdagangan lintas batas yang sangat memberatkan ekonomi masyarakat di Meranti.

Menurutnya, sebelum diberlakukan aturan itu, bahan Pangan dari negara tetangga masuk begitu mudah, kini sejak dilarang dan banyak pedagang yang mencoba menyeludup ditangkap, terjadi gangguan distribusi Sembako, barang langka harga mahal memicu tingginya Inflasi di Meranti.

Seperti yang pernah diminta Bupati Irwan ditiap kesempatan rapat bersama DPR RI dan tingkat Nasional, Sekda juga berharap ada aturan atau kemudahan khusus untuk Meranti terkait perdagangan lintas batas dan jika perlu masuk dalam kawasan Free Trade Zone seperti di Provinsi Kepulauan Riau sehingga masalah distribusi dan ketersediaan Sembako di Meranti dapat teratasi.

Selain itu masalah tingginya harga minyak yang bisa mencapai 15 ribu/liter turut disampaikan oleh Sekda Iqaruddin Irwan untuk dicarikan solusinya. Dan terakhir ia meminta peran Bulog dan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau diperkuat dalam rangka mengawasi dan mengontrol harga serta ketersediaan pangan didaerah.

Menyikapi masalah tesebut Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman menekankan, koordinasi intens dari Pemda Kabupaten Kota terkait dukungan pembangunan infrastruktur didaerah sangat penting untuk ditangkap dan dicarikan solusi.

"Saya harap setiap perwakilan daerah yang diutus mengikuti rapat ditingkat Provinsi dapat membawa materi yang akan diusulkan dan harus sesuai dengan program Kepala Daerah. Saya juga minta lakukan koordinasi intens dengan Provinsi sehingga aspirasi dari daerah dapat diwujudkan," aku Andi Rachman.

Pada kesempatan itu TPID Provinsi Riau juga menyusun ROAD MAP pengendalian inflasi Provinsi Riau untuk mengkoordinasikan semua kegiatan agar Pemerintah Kabupaten Kota dapat menjadi Patner serasi dalam upaya menekan laju inflasi didaerah. Yang ditandai melalui penandatanganan kerjasama penyusunan ROAD MAP oleh Sekda Kabupaten/Kota dengan TPID Riau yang disaksikan Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman.

Sekedar informasi seperti dipaparkan Kepala BI Pekanbaru Perkiraan inflasi Riau sampai akhir tahun 2016 berkisar 3.3



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat