Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Termasuk Pengamanan di Perairan Sulu
Jokowi dan Duterte Hasilkan Tiga Kesepakatan
Sabtu, 10 September 2016 - 13:57:32 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Presiden Joko Widodo dan Presiden Filipina menyepakati tiga hal setelah melakukan pertemuan bilateral selama kurang lebih dua jam Jumat, (9/9/2016).

Kesepakatan itu di antaranya menyelesaikan perkara calon jemaah haji Indonesia yang menunaikan ibadah haji menggunakan paspor Filipina.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Duterte terhadap 177 orang calon haji kita yang bermasalah dan 168 sudah diselesaikan. Masih ada sembilan orang di Manila, kami minta juga dibantu agar perkaranya bisa cepat selesai," kata Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jumat.

Pada Agustus lalu, terungkap bahwa sebanyak 177 Warga Negara Indonesia berangkat menunaikan ibadah haji menggunakan kuota haji Filipina. Selain itu, mereka juga menggunakan paspor Filipina secara ilegal. Menurut Kementerian Hukum dan HAM, sebanyak 700 WNI yang sudah mengambil jatah haji warga Filipina.

Kesepakatan kedua antara Jokowi dan Duterte yaitu terkait pengamanan di perairan Sulu, Filipina Selatan. Pembicaraan ini berkaitan dengan maraknya penyanderaan terhadap WNI di sekitar perairan Sulu yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf. Jokowi mengatakan Duterte sepakat untuk meningkatkan keamanan di perairan Sulu yang kerap dilintasi kapal untuk mengirim batubara dari Indonesia ke Filipina.

Rencananya, kata Jokowi, peningkatan keamanan juga akan diwujudkan melalui patroli bersama. Hal itu sudah lama disepakati lewat perjanjian trilateral antara Indonesia, Filipina dan Malaysia di Yogyakarta beberapa bulan lalu, serta pertemuan di Bali perihal penanggulangan terorisme.

"Kami harapkan ke depan sudah tidak ada masalah keamanan lagi di Laut Sulu. Dan kami akan bersama-sama berpatroli untuk menjamin keamanan di laut itu," kata Presiden Duterte.

Kesepakatan ketiga, Presiden Duterte mengatakan negaranya dan Indonesia sepakat untuk bekerja sama menanggulangi terorisme, penyebaran paham ekstrim, serta penyelundupan obat-obatan di Indonesia dan Filipina.

"Kami sepakat bekerja sama untuk mencegah, menangkap, dan mengadili para pelaku teror di lingkungan kita. Kami juga berbagi keresahan yang sama soal penyebaran obat-obatan terlarang dan dampaknya pada masyarakat kita," terang Duterte.

Isu terpidana mati asal Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso, tidak disinggung sama sekali dalam pertemuan bilateral ini. Padahal, hal itu termasuk salah satu yang ditunggu-tunggu oleh Kejaksaan Agung. Sebab, Kejaksaan Agung tak bisa mengeksekusi terpidana kasus narkotika tahun 2010 itu apabila proses hukum Mary Jane di Filipina tidak usai. "Tidak ada pembahasan soal itu sama sekali," kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

Sumber: tempo.co | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat