Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Ekbis
Pernah Diusulkan,
Sultan Syarif Kasim Belum Masuk 10 Pahlawan di Uang Rupiah Baru
Selasa, 20 September 2016 - 10:11:09 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Terdapat wajah baru dalam uang kertas maupun uang logam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mulai dari pahlawan revolusi hingga pahlawan nasional.

Sementara, Sultan Syarif Kasim yang pernah diusulkan Dinas Sosial Provinsi Riau sebagai tokoh dalam salah satu pecahan uang yang akan dilakukan pembaharuan belum masuk.

Deputi Kepala Kantor Bank Indonesia Riau Irwan Mulawarman mengatakan, pergantian nama pahlawan dalam uang kertas dan uang koin dalam uang yang akan dicetak BI  dan kementerian keuangan selain untuk mengantisipasi upaya pemalsuan uang, yang terpenting menghindari isu etnosentris.

"Pemilihan pahlawan lebih pada semangat nasionalisme untuk mengembalikan kedaulatan negara kesautan repulbik Indonesia," katanya.

Irwan mengakui tidak tahu alasan pahlawan dari Riau tidak masuk sebagai tokoh yang masuk dalam uang baru.

Namun katanya, siapapun tokoh pahlawan yang tampil dalam pecahan uang tersebut, bukan bermaksud untuk mengagungkan suatu daerah, melainkan lebih pada mengenalkan kepada publik bahwa pahlawan tersebut pernah berjasa dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Pergantian tokoh dalam pecahan mata uang rupiah diganti secara keseluruhan, sebanyak 11 lembar, 7 uang kertas dan 4 uang koin.
 
Penetapan para pahlawan baru ini berdasarkan Keppres No. 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Siapa saja pahlawan itu, Berikut latar belakang 10 pahlawan baru seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Ir. H. Djuanda Kartawidjaja akan menggantikan gambar I Gusti Ngurah Rai pada uang kertas pecahan Rp50 ribu.
Djuanda Kartawidjaja merupakan pencetus Deklarasi Djuanda dan Menteri Keuangan ke 11 dengan masa jabatan pada 10 Juli 1959 sampai 6 Maret 1962.

2. Dr. G. S. S. J. Ratulangi akan menghiasi uang kertas pecahan Rp20 ribu menggantikan Otto Iskandar Dinata.
Lebih dikenal dengan nama beken Sam Ratulangi. Aktivis kemerdekaan Indonesia dari Sulawesi Utara ini juga sempat menjabat menjadi Gubernur Sulawesi pertama.

3. Gambar Frans Kaisiepo akan menggantikan Sultan Mahmud Badaruddin II yang biasa terdapat pada uang kertas pecahan Rp10 ribu.
Pria dari tanah Papua ini sempat terlibat dalam Konferensi Malino pada 1946. Pencetus nama Irian itu juga pernah menjabat sebagai Gubernur Papua.

4. Gambar Tuanku Imam Bondjol pada pecahan Rp5 ribu akan digantikan oleh Dr. K.H. Idham Chalid.
Pria yang lahir di Kalimantan Selatan tersebut merupakan salah satu politisi Indonesia yang berpengaruh pada masanya. Dia pernah menjadi Wakil Perdana Menteri Indonesia pada Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda.

5. Pangeran Antasari yang menjadi ikon pada uang kertas pecahan Rp2 ribu akan digantikan oleh gambar Mohammad Hoesni Thamrin.
Politisi era Hindia Belanda yang dianugerahi gelar pahlawan nasional Indonesia. Dirinya memulai geraknya sebagai seorang tokoh (lokal) Betawi.

6. Pahlawan Revolusi asal Aceh, yakni Tjut Meutiah akan menjadi ikon uang kertas pecahan Rp1.000 yang menggantikan gambar Kapitan Pattimura.
Cut Nyak Meutia, seorang pahlawan nasional Indonesia dari Aceh ini sempat melakukan perlawanan terhadap Belanda bersama suaminya.

7. Gambar Mr. I Gusti Ketut Pudja akan menjadi ikon uang logam pecahan Rp1.000.
Pria ini menjadi salah satu tokoh yang melakukan perumusan negara Indonesia melalui panitia persiapan Kemerdekaan Indonesia mewakili Sunda Kecil (saat ini Bali dan Nusa Tenggara).

8. Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang akan menjadi ikon uang logam pecahan Rp500.
Terkenal dengan nama TB Simatupang, pria ini merupakan tokoh militer dan gereja di Indonesia. Dia sempat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia (KASAP).

9. Salah satu anggota Tiga Serangkai, yaitu Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo akan menjadi ikon di uang logam pecahan Rp200.
Tokoh pergerakan Tiga Serangkai kemerdekaan Indonesia bersama dengan Ki Hajar Dewantara dan Ernest Douwes Dekker. Dirinya banyak menyebarluaskan ide pemerintahan sendiri dan kritis dengan pemerintahan penjajahan Hindia Belanda.

10. Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yakni Prof. Dr. Ir. Herman Johannes menjadi ikon uang logam pecahan Rp100.
Pria kelahiran Rote, NTT tersebut merupakan cendekiawan, politikus, ilmuwan Indonesia, hingga Menteri Pekerjaan Umum periode 1950-1951. Dirinya pernah melakukan penelitian yang menghasilkan kompor hemat energi dengan briket arang biomassa. (slt,ant)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat