Riau Terancam Kemerosotan Produksi Sawit
Selasa, 04 Oktober 2016 - 10:01:36 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Riau terancam kemerorotan produktivitas tandan buah segar (TBS) kelapa sawit 2017.
Potensi ini sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan serta lambatnya peremajaan kebun. Karena saat ini umumnya umur perkebunan kelapa sawit sudah diatas 25 tahun.
Penyuluh Pertanian Madya pada Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) Riau Ismedi Utomo mengatakan penurunan produktivitas kebun sawit akibat karhutla bisa mencapai hampir 30 persen dari kondisi normal.
Selama ini, produktivitas sawit Riau lebih dari setengah dari produksi TBS Malaysia yakni 17,5 ton per hektare. Namun akibat Karhutla dan usia tanaman yang semakin tua. Produktivitas bisa jadi hanya 10 ton sampai 12,5 ton per ha.
Dampak karhutla yang terjadi selama tahun 2015 lalu baru dirasakan pada September 2016 hingga Januari 2017. Sebab perhitungannya dilakukan berdasarkan sifat dari pohon sawit yang memerlukan waktu selama 13 bulan untuk mengeluarkan bunga hingga bisa TBS dipetik.
Menurut penyuluh pertanian madya pada sekretariat badan koordinasi penyuluhan (Bakorluh) Provinsi Riau, Ismedi Utomo kebakaran yang terjadi di kebun sawit memacu panas yang berdampak pada rendahnya produktivitas lahan.
Terhambatnya produktivitas juga sebagai akibat daya beli pekebun sawit yang menurun pasca karhutla, karena lahan terbakar, petani tidak memiliki modal dan akhirnya terlambat melakukan pemupukan. (slt)
Komentar Anda :