Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Dua Tahun Duet Jokowi-JK
Indef Sentil Jokowi, Belum Mampu Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2016 - 12:39:25 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai upaya menciptakan kemandirian ekonomi dalam dua tahun terakhir pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tidak menunjukkan hasil berarti.

Padahal, kemandirian ekonomi merupakan salah satu bagian dari Nawacita yang digadang Jokowi saat masa kampanye Pemilihan Presiden 2014 silam.

Peneliti Indef Ahmad Heri Firdaus memaparkan, selama dua tahun terakhir ketergantungan Indonesia terhadap barang impor kian tinggi. Impor pangan strategis menunjukkan peningkatan yang semakin signifikan dalam dua tahun terakhir.

Sebagai contoh, sepanjang Januari-Juli tahun ini Jokowi sudah mengimpor beras senilai US$447,73 juta. Angka ini lebih tinggi dibandingkan nilai impor beras sepanjang tahun 2014 sebesar US$388,12 juta dan 2015 sebesar US$351,6 juta.

"Padahal, Indonesia merupakan negara agraris," kata Ahmad dalam paparannya di kantor Indef, Kamis (20/10/2016).

Dari sisi ketahanan pangan, peringkat Indonesia masih kalah dari negara tetangga di kawasan ASEAN. Dari 113 negara yang diukur dalam Global Food Security Index 2016, Indonesia duduk di peringkat 71, di bawah Malaysia (35), Thailand (51), dan Vietnam (57).

Kemudian di sektor energi, kemandirian Indonesia juga belum tercermin. Volume impor migas Januari-September secara tahunan menunjukkan peningkatan sebesar 32,17 persen.

"Ini miris, Indonesia negara penghasil energi tetapi impor energi yang sudah final," ujarnya.

Selain ketergantungan terhadap impor pangan dan energi, Indonesia kian diserbu oleh produk industri negara lain. Hal ini tercermin dari melonjaknya impor barang konsumsi yang secara tahunan meningkat 12,8 persen sepanjang Januari-September tahun ini.

Upaya penciptaan kemandirian ekonomi juga tidak didukung oleh sektor industri dalam negeri yang mengalami kontraksi.

Industri domestik cenderung mengalami perlambatan yang ditandai oleh daya serap impor bahan baku dan barang modal yang menurun sepanjang 2016. Berdasarkan data BPS, impor bahan baku sepanjang Januari-September turun 9,8 persen (year on year/yoy) sementara impor barang modal turun 12,6 persen.

Melambatnya industri domestik juga terkonfirmasi oleh ekspor dari berbagai sektor (termasuk industri) yang kian merosot. Sepanjang Januari-September, BPS mencatat ekpor Indonesia turun 9,41 persen (yoy). Ekspor nonmigas turun 6,09 persen dan ekspor migas anjlok 32,66 persen (yoy).

Penurunan kinerja industri dalam negeri juga tercermin dari berkurangnya jumlah perusahaan industri, terutama industri kecil. Tahun ini, jumlah pelaku industri kecil menyusut dari 284.501 pelaku industri menjadi 283.022 pelaku industru.

Lebih lanjut, derasnya aliran impor barang konsumsi dan melemahnya daya saing industri domestik salah satunya disebabkan oleh minimnya kebijakan pengamanan pasar domestik yang tercermin dari kuantitas hambatan non tarif atau Non Tariffs Measures (NTMs).

Jika dibandingkan dengan kebijakan NTM Amerika Serikat (AS) atau China, Indonesia jauh lebih sedikit dengan hanya memiliki 272 jenis NTM, sementara AS dan China masing-masing sebanyak 4.780 dan 2.194 NTM.

Sumber: CNN Indonesia




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat