Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Kerap Kritik Rasionalisasi Anggaran, DPRD Bengkalis Ditantang Kurangi SPPD
Kamis, 20 Oktober 2016 - 16:18:09 WIB

BENGKALIS, Suluhriau- Gencarnya kritikan dari sejumlah anggota DPRD Bengkalis terkait rasionalisasi APBD tahun 2016 justru sebaliknya mendapat sorotan dari kalangan masyarakat.

DPRD Bengkalis didesak menggunakan fungsi mereka yaitu sebagai lembaga yang memiliki kewenangan di bidang penganggaran atau budgeting.

"Percuma saja kawan-kawan di dewan mengekspose ke publik lewat media massa soal rasionalisasi anggaran tahun 2016, khususnya pada belanja tidak langsung yang mencapai Rp1,8 trilun, kalau mereka tidak berani mengambil tindakan. Seharusnya DPRD menggunakan saja hak budgeting mereka pada saat pembahasan RAPBD Perubahan tahun 2016 maupun RAPBD tahun 2017 nantinya, " tegas Wan Sabri, sekretaris Badan Anti Korupsi-Lembaga Investigasi Penyelamatan Uang Negara (BAK-LIPUN) Bengkalis, Kamis (20/10/2016).

Hal itu dilontarkannya menyikapi pernyataan dan kritikan anggota DPRD Bengkalis yang menyoroti sikap eksekutif dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang tidak merasionalisasi anggaran belanja tidak langsung, melainkan mengorbankan belanja langsung yang notabene adalah pembiayaan untuk kegiatan pembangunan daerah.

Kemudian sambung Wan Sabri, DPRD Bengkalis pada saat pembahasan RAPBD di badan anggaran bisa melakukan pemotongan asal sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah, apalagi belanja birokrasi yang diklaim sangat besar dan cukup fantastis angkanya.

Diakui, besaran belanja tidak langsung dari tahun ke tahun yang termuat dalam APBD memang dinilai kurang logis karena terlalu memanjakan sejumlah ASN.

"Kita tantang para wakil rakyat di Negeri Junjungan ini, berani tidak mereka memangkas belanja tidak langsung yang disebutkan terlalu besar dan mencolok. Perlu diingat juga, bahwa dalam Instruksi presiden (Inpres,red) nomor 08 tahun 2016 jelas dikatakan bahwa pembiayaan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tidak boleh dirasionalisasi atau dikurangi," kata Wan Sabri.

Pegiat anti korupsi ini juga mengingatkan kalangan dewan, bahwa ada dasar hukum DPRD Bengkalis kalau memang ada niat untuk memangkas belanja tidak langsung, yaitu Inpres nomor 08 tahun 2016.
Pemangkasan dapat dilakukan pada pembiayaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), Pengurangan nilai Insentif, kegiatan mubazir seperti pelatihan, seminar maupun sosialisasi yang dilakukan di Bengkalis, Pekanbaru atau luar Riau.

"Masih banyak item pada belanja tidak langsung yang dapat dirasionalisasi. Kemudian pada belanja langsung juga dapat dirasionalisasi diantaranya pengadaan mobil dinas (mobnas,red) yang kita nilai sudah sangat keterlaluan dilakukan oleh SKPD-SKPD di Pemkab Bengkalis setiap tahunnya, "tukas Wan Sabri lagi.

Sebelumnya, dua anggota DPRD Bengkalis Fakhrul Nizam ST dan Azmi R Fatwa SIP menyoroti sikap TAPD Pemkab Bengkalis yang terkesan enggan merasionalisasi belanja tidak langsung yang mayoritasnya adalah belanja birokrasi. Keduanya menilai angka Rp 1,8 trilun untuk belanja tidak langsung sangat tidak masuk akal, disaat APBD mengalami defisit dan harus dirasionalisasi. (las)




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat