Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Pendidikan Gratis di Sekolah Negeri Makin Terasa Sulit Terwujud di Pekanbaru
Minggu, 06 November 2016 - 16:21:40 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Biaya pendidikan gratis secara merata makin sulit diwujudkan di Pekanbaru. Sebab, sampai sekarang, tidak ada sekolah bebas dari biaya berbagai hal terutama di seki

Bahkan, katanya tidak ada SPP untuk sekolah negeri, ternyata masih saja sekolah mungut semaam SPP setiap bulan, kendati pihak sekolah 'berdalih' itu bukan SPP, ini terutama terjadi di SMAN.

Hal itu dilontarkan Dosen UIR Rahyunir Rauf berbinang dengan media ini. Menurutnya,  untuk meningkatkan mutu dan memotivasi pendidikan tersebut memang membutuhkan dana yang cukup besar.
   
Itu semua tidak bisa diharapkan dari pemerintah semata, justru di negara maju sekalipun tidak serta merta gartis secara utuh. Tapi pada bagian-bagian lain tetap dikenakan biaya, hanya saja diterapkan dengan sistem subsidi.
   
Apalagi bicara soal pendidikan yang dikelola swasta, akan sulit profesional  dan bermutu jika tidak ada bantuan biaya dari orang tua siswa, senerapa besar kesanggupan pemerintah dalam membantu pendidikan swasta untuk tetap eksis dan bermutu seperti yang ada sekarang.
   
Sementara itu, Martius Busti, salah seorang mantan guru STM Muhammadiyah Pekanbaru, Sabtu, (5/11/2016) mengatakan, sekolah swasta pada umumnya hidup dengan peran serta orang tua, sangat berbaguntung pada jumlah siswa yang sekolah dipendidikan yang dikelola yayasan.
   
Menurut Martius, yang bisa dilakukan dengan kondisi keuangan daerah dan negara saat ini hanya dengan pendidikan murah dengan subsidi silang, terutama pada sekolah negeri, walaupun juga ada diterapkan di sekolah swasta.
   
Pendidikan gratis sangat sulit menolong dan memotvasi pendidikan swasta untuk maju, justru akan bisa memicu kebankrutan lembaga pendidikan  swasta itu.

"Jangan dikira pendidikan gartis yang dipukul rata sebagai solusi meningkat pelayanan pendidikan dengan kondisi saat ini, sebab masalah dunia pendidikan bukan masalah daerah saja, tetapi masalah bangsa ini," kata mantan anggota DPRD Pekanbaru.
   
Untuk itu, adanya statemen pihak tertentu yang akan mengratis pendidikan menurutnya hanya cita-cita, dan suatu yang akan sulit diwujudkan. Masalah sekarang, pembangunan pendidikan tidak bisa dengan tataran statemen saja, tapi kondisi ril yang bisa dinikmati masyarakat.
   
Sementara itu, para orangtua yang menyekolahkan anaknya terutama di sekolah negeri kerap mengeluh, terkait biaya yang dipungut pihak. Memang dalihnya bukan SPP tetapi sama saja, karena bayar juga tiap bulan. "Lalu dana apa itu," ujar seorang orangtua anaknya sekolah di SMAN. (yas)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat