Desakan Impor Cabe, Bulog Sebut Belum Kantongi Izin
Sabtu, 12 November 2016 - 23:08:53 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Kendati banyak pihak mendesak perlunya dilakukan impor cabe karena mahalnya haraga saat ini. Namun, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Riau-Kepri belum mengantongi izin impor cabe.
Hal itu dikatakan Humas Bulog Riau-Kepri Hendra Gunafi, Sabtu (12/11/2016). Menurutnya, untuk menjalankan langkah stabilisasi harga cabe merah yang tinggi saat ini perlu regulasi yang jelas. Sebab, masalah utama tingginya harga cabai karena kurangnya stok cabai di pasar.
Namun, untuk mendatangkan cabai dari luar negeri saat semua daerah kekurangan, harus mendapatkan izin impor luar negeri, sementara Bulog mendapatkan izin tersebut.
Sebagai pihak yang ditugaskan melakukan intervensi harga kebutuhan pokok ada beberapa hal yang perlu diperhatikan khususnya komoditas dengan kebutuhan penanganan lebih.
Dia mencontohkan, sebagai pelaksana program operasi pasar bawang merah dari brebes di Riau beberapa waktu lalu, masalah utama yang dihadapi pihaknya adalah proses pengangkutan dari daerah produksi sampai ke gudang bulog.
Bila diputuskan pemerintah untuk melakukan impor dan operasi pasar cabai merah, pihaknya siap menjalankan instruksi tersebut, namun sejauh ini belum ada instruksi dari bulog pusat maupun pemerintah.
Sementara Pemprov Riau berharap peran lebih dari Bulog Riau Kepri untuk membantu upaya stabilisasi harga cabai merah yang terus naik sejak bulan lalu.
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, banyak cara dan langkah yang bisa dilakukan bulog untuk mengatasi tingginya harga cabe.
Harga cabai merah di Pekanbaru dan sekitarnya mulai menunjukkan peningkatan sejak awal Oktober, dari posisi Rp 40.000 per kilogram bertahap hingga menyentuh Rp 80.000 per kilogram akhir bulan lalu, sampai pekan pertama November harga cabai merah terus meningkat mencapai rp 120.000 per kg. (slt)
Komentar Anda :