Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Wabup Meranti dan Kadis Pariwisata Provinsi Riau Tutup Bokor World Festival 2016
Selasa, 22 November 2016 - 07:42:06 WIB

MERANTI, Suluhriau- Bokor World Music Festival 2016 sebagai ajang musisi lokal maupun mancanegara  menampilkan karya seni berupa musik, suara dan tarian berakhir sudah.

Penutupan langsung dilakukan oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal, bertempat di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin malam, (21/11/2016).

Hadir dalam penutupan itu, Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Fahmizal, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Anggota DPRD Kabupaten Meranti Jack Ardiansyah, Perwakilan Kejari Selatpanjang, Danramil Selatpanjang, Kepala SKPD,  Sekretaris Dinas Pariwisata H. Ismail Arsyad, Camat Rangsang Barat H. Said Jamhur, Kabag Humas Sekda. Meranti Helfandi, Para Camat dan Kades Se-Kabupaten Meranti, Ketua Panitia Sopandi, Kades Bokor Aminullah dan lainnya.

Dalam pidatonya dihadapan seribuan penontong yang memadati acara Bokor World Music Festival 2016, Wakil Bupati H. Said Hasyim, mengucapakn terima kasih pada semua pihak yang telah mensukseskan terselenggaranya Bokor World Music Festival, khususnya para seniman yang telah datang dari berbagai negara dan daerah di Indonesia. Wabup menilai Ivent ini merupakan sebuah potensi yang layak dipelihara dan dikembangkan.

Menurutnya Meski Bokor merupakan sebuah kampung terpencil, namun menyimpan sebuah potensi besar hal itu dibuktikan dengan besarnya perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten. "Bokor meski sebuah kampung terpencil namun menyimpan mutiara terindah," ujar Wabup.

Untuk itu, dalam rangka mengembangkan Bokor sebagai destinasi wisata di Provinsi Riau, Wabup menekankan perlunya kesiapan masyarakat dalam menerima itu. Bagaimana berprilaku dan memperlakukan wisatawan dengan memberikan kesan pertama yang baik sehingga mau kembali berkunjung. 

"Kita ingin menjual jasa, kepercayaan dan rasa senang. Untuk itu kita harus pandai menjaga hati, jangan sampai tamu yang datang kecewa, sekali kecewa maka cerita itu akan berkembang, apalagi yang datang para seniman yang banyak koneksi. Begitu juga sebaliknya kalau mereka senang tentu akan bercerita kepada semua orang, tunjukan keramah-tamahan, sopan santun, kebersihan dan jangan pernah bikin susah pengunjung apalagi sampai membohongi," jelas Wabup.

Dicontohkan Wabup, jika makanan tradisional biasanya dijual seharga 10 ribu, jangan sampai kepada pendatang malah dijual mahal, jangan jadikan itu sebuah kesempatan. "Jangan gadaikan kampung kita dengan segala potensinya dengan keuntungan yang sedikit. Citra Bokor harus dijaga, kedepan bukan hanya penampilan music tetapi akan dikembangkan lagi sebagai kampung kuliner Sagu dan kampung Agro," terang Wabup.

Kedepan Wabup berharap dengan rasa nyaman, ketenangan dan keindahan yang dimiliki desa Bokor, wisatawan datang bukan hanya saat Festival tetapi datang karena merasa mendapatkan ketenangan, keamanan, yang mampu mengobati perasaan hati mereka yang telah bosan dengan kesembrawutan kota. "Terimalah tamu sebagaimana saudara kita datang kalau itu bisa dipelihara kampung Bokor diyakini akan semakin ternama dan berkembang, mari RT/RW  bina masyarakat kita," ajaknya.

Wabup juga mengajak masyarakat untuk mempertahankan adat istiadat dan bisa mensosialisasikan adat istiadat itu kepada para tamu yang datang. Kedepan Pemda Meranti dikatakan Wabup, akan berupaya menjual potensi wisata Bokor kepada Biro Perjalanan dan akan membangun Homestay yang nyaman bagi pendatang. "Kita akan berupaya menjual potensi ini kepada Biro Perjalanan, yang terpenting untuk diadakan yakni fasilitas air bersih dan jamban yang layak, nantinya kita akan merenovasi rumah masyarakat untuk dijadikan Homestay oara turis," ungkapnya.

Sementara Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal melalui acara Bokor World Music Festival 2016, diharapkan mampu mengembangkan kreatifitas seni para seniman, karena kegiatan itu juga dihadiri oleh para musisi dari 6 negara yang dapat dijadikan perbandingan bagi perkembangan music daerah. "Semoga kegiatan ini mampu menjadi daya dorong bagi para seniman daerah, untuk lebih berkreasi melahirkan berbagai karya seni," ujarnya.

Berkaitan dengan ekonomi kreatif, dijelaskan Fahmi, baru-baru ini telah ditandatangani MoU antara Gubernur Riau dengan Bupati/Walikota Se-Provinsi Riau untuk mgembangkan wisata di Riau. Hal itu sejalan dengan nawacita pemerintah saat ini yang meletakan sektor pariwisata sebagai prioritas. "Seiring itu pula Provinsi Riau 9 agustus lalu telah mencanangkan pariwisata berbasis budaya sebagai lokomotif penggerak ekonomi masyarakat, artinya pariwisata merupakan masa depan Riau kedepan," jelas Fahmi.

Menurutnya potensi minyak bumi Riau lama-kelamaan akan habis dan menjadi masa lalu, salah satu sektor lain yang harus digali dan semakin digali akan mendatangkan income bagi masyarakat dan daerah adalah sektor pariwisata.

"Dalam hal ini Desa Bokor menjadi satu prioritas yang harus didukung melalui Bokor World Music Festival sebagai aktifitas pendorong dan penggerak ekonomi masayarakat khususnya di Kabuaten Meranti," ucap Fahmi seraya berharap komitmen yang kuat dari Pemprov Riau dan Pemda Meranti menjadikan sektor pariwisata sebagai lokomotif ekonomi daerah.

Untuk mensukseskannya seperti dikatakan Kadis Pariwisata Provin




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat