Pertemuan Pemkab dan Tokoh-tokoh Meranti,
MUI Imbau Jaga Kondusifitas Jelang Rencana Aksi '212'
Jumat, 25 November 2016 - 11:03:56 WIB
SELATPANJANG, Suluhriau- MUI Kabupaten Kepulauan Merantimengeluarkan himbau agar menjaga susasan kondusif jelang aksi 2 Desember 2016 (212).
Jikapun dilakukan aksi itu, jangan anarkis menjaga kesopanan dan patuhi pada hukum.
Dalam rangka menyikapi isu aktual ini, Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah bersama Wakil Bupati H Said Hasyim menggelar pertemuan dengan para tokoh, Kamis (24/11/2016).
Dalam kesempatan itu hadir Ketua MUI H Mustafa S.Ag, Ketua LAM H Ridwan Hasan bersama Sudandri SH, Wakapolres Meranti, Kabag Humas Meranti Helfandi, Tokoh Agama, adat, masyarakat, Ketua KNPI Hanafi S.Sos dan lainnya.
Pertemuan dilakukan di ruang kerja Wakil Bupati, dibahas berbagai hal dalam rangka menjaga keamanan, menjamin kondusifitas dan keutuhan NKRI diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Salah satu pembicaraan hangat adalah kemungkinan akan digelarnya aksi damai 2 Desember 2016 mendatang, seperti diketahui isu ini akan melibatkan umat islam se-Indonesia dan tak tertutup kemungkinan di Kabupaten Meranti sendiri dalam menyikapi Fatwa Majelis Ulama (MUI) terhadap kasus dugaan penistaan agama di Jakarta.
Ketika itu, Kapolres Meranti, tokoh gama, adat, masyarakat serta tokoh Pemuda yang hadir sepakat untuk mengawal kondusifitas dan keamanan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Hal itu disampaikan Ridwan Hasan mewakili para tokoh akan mendukung dan mengantisipasi segala hal yang dapat menganggu Kamtibmas dan keutuhan NKRI.
Pada kesempatan itu, Ketua MUI H Mustafa, S.Ag mengutarakan, himbauan II MUI Kabupaten Meranti, berhubungan dengan pernyataan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI yang akan menggelar aksi 2 Desember.
Inipun tertuang dalam tausyiah kebangsaan yang ditandatangani Ketua MUI H. Ma'aruf Amin Selasa (22/11/2016) lalu. Dan Kabupaten Meranti mengeluarkan himbauan sebagai berikut :
1. Seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan dampak kekerasan atau tindakan tidak terpuji atas rencana aksi 2 Desember 2016 mendatang.
2. Menghimba seluruh ormas islam tidak melaksanakan aksi pada tempat bertemu tertentu yang disertai dengan orasi namun apabila hendak melakukan aksi agar dilakukan secara sopan, tertip dan damai akhlakul karimah serta mematuhi aturan yang berlaku.
3. Apabila terdapat kelompok masyarakat/ormas Islam tetap menggelar aksi 2 Desember 2016 nanti, hendaknya tidak menggunakan logo/simbol MUI.
4. Mengajak tetap fokus pada tema penegakan hukum agama dan tidak menyimpang untuk tujuan lain, sesui semangat menjaga Ke-Bhinekaan dan keutuhan NKRI.
5. Sama-sama berdoa untuk keamanan, keselamatan dan kesejahteraan dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara serta menjaga kerukunan antar umat beragama.
"Kami harapkan himbauan ini mendapat perhatian dan kerjasama semua pihak, semoga Kabupaten Meranti tetap dalam keadaan aman, damai, dan kondusif," ujar H. Mustafa. (raf)
Komentar Anda :