Kesejahteraan Petani di Riau Makin Menurun
Kamis, 01 Desember 2016 - 10:27:09 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Kesejahteraan petani di Riau pada Oktober 2016 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2012.
Itu diartikan relatif lebih buruk terutama dialami petani subsektor hortikultura dan petani tanaman perkebunan rakyat.
Nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Riau sebesar 99,65 atau naik sebesar 0,55 persen dibandingkan NPT September 2016, sebesar 99,11, kenaikan NTP disebabkan naiknya indeks harga yang diterima petani sebesar 0,76 persen.
Relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,21 persen.
Hal itu dikatakan Kepala BPS Riau Aden Gultom, kemarin. Menurutnya, kenaikan NTP Riau pada Oktober 2016 hanya terjadi pada dua subsektor penyusun NTP, yaitu subsektor hortikultura yang mengalami kenaikan 0,43 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat 1,3 persen.
NTP Oktober 2016 sebesar 99,65 persen dapat diartikan bahwa kondisi kesejahteraan petani relatif lebih buruk dibandingkan keadaan pada tahun 2012 dan pada Oktober 2016 mengalami defisit 0,35 persen, terutama taerjadi pada petani subsektor hortikultura sebesar 94,52 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTPPR) sebesar 99,02 persen.
Aden menambahkan, jika dibandingkan dengan Provinsi lain di Pulau Sumatera, NTP Riau menduduki peringkat ke 4 dari 10 provinsi.
Nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTPU) Riau sebesar 111,33 atau naik sebesar 0,85 persen dibandingkan NTUP bulan sebelumnya. (slt)
Komentar Anda :