Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Harga Emas Menguat ke Level Tertinggi Lebih Dari Sebulan
Rabu, 11 Januari 2017 - 09:30:53 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Harga emas Comex menguat ke level tertingginya dalam lebih dari sebulan pada perdagangan Selasa (10 Januari 2017), ditopang oleh pelemahan dolar serta meningkatnya minat terhadap aset safe haven.

Harga emas Comex kontrak Februari 2017 menguat 0,14% atau 1,60 poin ke US$1.186,50 per ounce pada pukul 14.16 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,30% atau 3,60 poin di  US$1.181,30 per ounce.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,15% atau 0,150 poin ke level 101,780, setelah dibuka turun tipis 0,07% atau 0,070 poin di posisi 101,860.

Seperti dilansir Reuters hari ini, kekhawatiran bahwa Inggris tidak akan menghadapi perpisahan yang mulus dengan Uni Eropa telah memicu pembelian aset safe haven.

"Komentar tentang Inggris seputar Brexit yang mempengaruhi nilai tukar pound telah menyebabkan sejumlah pembelian safe haven," ujar Analis ANZ Daniel Hynes.

Kinerja mata uang pound melemah hari ini menyusul komentar dari Perdana Menteri Inggris Theresa May akhir pekan lalu yang memicu wacana bahwa Inggris akan mengolah kembali secara drastis hubungan perdagangan dengan UE pasca Brexit.

Pergerakan emas, kata Hynes, juga didukung oleh pembelian fisik yang kuat di China menjelang tahun baru China akhir bulan ini, meskipun prospek jangka panjangnya akan cenderung biasa saja.

"Logam mulia telah mendapat banyak dorongan dalam jangka menengah. Tampaknya tidak akan terlihat kenaikan seperti yang kita lihat beberapa pekan terakhir. Prospek kenaikan suku bunga di AS akan memberi efek terbesar pada harga emas di 2017," tambahnya.

Fokus pasar saat ini beralih pada konferensi pers pada Rabu ketika Presiden terpilih AS Donald Trump diperkirakan akan memberi lebih banyak detail kebijakan yang akan dilaksanakan setelah ia memulai kepemerintahannya pada 20 Januari.

"Seiring datangnya pelantikan Trump, kami kira para investor emas akan sangat memantau perkembangan politik. Kondisi signifikan apapun dalam ketegangan geopolitik dapat membantu mendorong permintaan safe haven emas," papar Analis HSBC James Steel dalam risetnya, seperi dikutip Reuters.

Sejalan dengan pergerakan emas, pelemahan harga perak kontrak Maret 2017 menipis menjadi hanya 0,08% atau 0,013 poin ke US$16,670 per ounce, setelah dibuka turun 0,41% atau 0,068 poin di posisi 16,615.

Pada perdagangan kemarin, harga emas dan perak kompak ditutup menguat seiring melemahnya pergerakan dolar. Indeks dolar AS kemarin ditutup melemah 0,28% ke level 101,930. (tpc)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat