Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Peristiwa
Bupati Panen Raya Padi di Rangsang, 2021 Meranti Targetkan Swasembada Beras
Rabu, 01 Februari 2017 - 17:26:16 WIB

SULUHRIAU, Selatpanjang, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si melakukan anen Raya cetak sawah seluas 330 Ha.

Program Operasi Khusus Padi, Jagung Kedelai (Pajale) Kementerian Pertanian RI, di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti, pada kesempatan itu Bupati menargetkan tahun 2021 Kabupaten Meranti swasembada beras. Rabu (1/2/2017).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Plt. Sekdakab. Meranti Julian Norwis, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Kepala Otsus Pajale, Kepala Badan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Ferry HC, Kepala Dinas/Badan, Dandim Bengkalis Mayor TNI Tambunan, Camat Rangsang beserta jajaran, penyuluh dan koordinator pertanian serta undangan lainnya.

Panen raya ditandai dengan penyabitan padi secara simbolis oleh Bupati Drs. H. Irwan M.Si bersama Keta DPRD Meranti H. Fauzy Hasan dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Ferry HC diikuti rombongan Kepala Dinas/Badan dan Camat.

Pada kesempatan itu, atas nama pribadi dan Pemda Kabupaten Meranti mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau, khususnya masyarakat yang telah berhasil menyulap hutan seluas 330 Ha pada dua tahun yang lalu menjadi hamparan sawah yang menguning. "Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat berkat perjuangannya yang didukung semua unsur terkait hari ini kita dapat melakukan panen raya, melakukan produksi padi yang berlimpah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," ujar Bupati.

Dijelaskan Bupati, berkat usaha bersama menuju swasembada pangan di Meranti, hingga tahun 2016 ini telah berhasil diproduksi padi sebanyak 13.000 Ribu Ton/Tahun atau berkisar 60 Pesen dari kebutuhan beras masyarakat ang berkisar 26-27 Ribu Ton/Tahun. "Dulunya hampir 100 persen kebutuhan beras di Meranti terpaksa diimpor dari Thailan dan Provinsi tetangga, kini ditahun 2016 produksi padi Meranti sudah mampu kencukupi 60 persen kebutuhan beras masyarakat," jelas Bupati.

Luas sawah Opsus Pertanian Meranti hingga tahun 2016 mencapai 4200 Ha, jika dikelola scara maksimal akan mampu menghasilkan produksi padi sebanyak 17 Ribu Ton.

Untuk mencapai hasil itu, ditegaskan Bupati bukan sesuatu yang mudah dibutuhkan intensifikasi pertanian dan juga peningkatan SDM. Dan Pemda Meranti sangat menyadari hal itu dengan menyekolahkan 120 orang di Institut Pertanian Bogor (IPB) sejak 2012 lalu, dan sejak 2015 para putra-putri Meranti itu sudah berhasil menamatkan pendidikannya dan sudah dipekerjakan sebagai penyuluh pertanian di Kabupaten Meranri. "terima kasih kepada anak-anak sekalian yang telah mengaplikasikan ilmunya untuk meningkatkan produksi pertanian  sehingga hasilnya dapat dinikmati masyarakat," ucap Bupati.

Bupati menginginkan kebutuhan bahan pokok beras masyarakat di Meranti jangan lagi bergantung pada daerah lain. "Dalam beberapa tahun kedepan kita harua bisa mandiri harus bisa mandiri, saya menargetkan 2021 Meranti akan swasembada beras, untuk itu Dinas Pertanian dan instansi terkait harus berusaha lebih keras lagi untuk menambah lahan padi seluas 2000 Ha lagi pada tahun-tahun berikutnya," pintanya.

Dengan penambahan 2000 Ha, tahun depan dari penghitungan Bupati akan mampu mencukupi kebutuhan beras maayarakat Meranti. Dan ditahun 2017 Pemerintah Provinsi Riau memiliki dana untuk perluasan cetak sawah seluas 350 Ha. "Segera ajukan proposal ke Provinsi untuk mendapatkan dana cetak sawah seluas 350 Ha itu," ucapnya kepada dinas terkait.

Dihadapan masyarakat dan penyuluh pertanian yang hadir Bupati mengucapkan rasa bangga karena semakin sedikit lahan tidur karena sudah banyak ditanami berbagai tanaman pertanian. "Mari kita tanami teeus lahan tidur dengan berbagai tanaman pertanian, semoga apa yang kita lakukan itu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencukupi kebutuhan bahan pokok di Meranti sehingga tidak ketergantungan lagi dengan daerah lain," papar Bupati.

Sekedar informasi berkat perjuangan masyarakat dalam bercocok tanam, telah memberikan multyplier efek yang luas biasa, ekonomi meningkat dan harga sembako dipasaran semakin stabil. Terbukti kenaikan harga sembako yang selalu terjadi jelang hari besar keagamaan kini dapat diminimalisir. " terima kasih saya ucapkan kepada petani yang telah membantu pemerintah menekan inflasi melalui produksi bahan pokok," ujar Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Ferry HC mengapresiasi kegigihan Pemkab. Meranti dalam mendukung swasembada pangan didaerah, mulai dari menyiapkan SDM penyuluh dengan menyekolahkan di IPB Bandung hingga lainnya. "Meranti adalah satu-satunya daerah di Indonsia yang serius meningkatkan SDM pertaniannya, sebanyak 120 orang telah dikirim unruk disekolahkan dan kini menjadi penyuluh pertanian," ujar Ferry HC.

Diakuinya, kedepan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi berjanji akan terus mengembangkan produksi padi di Kabupaten Meranti, seperti akan menerapkan bibit IP 200 dan selain itu akan mengirim penyuluh pertanian untuk melakukan penguatan kelembagaan selain itu juga akan memberikan bantuan sejumlah alat pertanian. "Kita akan twrus mendorong produks padi di Meranti baik dengan melakukan oenguatan kelembagaan dan penerapan bibit IP 200, termasuk juga alat," pungkasnya. (raf)



 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat