Money Changer Tumbuh Pesat di Daerah Pariwisata
Senin, 20 Februari 2017 - 20:20:37 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Industri kegiatan usaha penukaran valuta asing (money changer) mengalami pertumbuhan positif di daerah pariwiata.
Ini ditandai dengan penambahan jumlah money changer memiliki peranan yang cukup strategis dan positif khususnya dalam pertumbuhan industri pariwisata.
Menurut Asisten Direktur Departemen kebijakan dan pengaturan sistem pembayaran BI, Anton Pitono dalam rangkaian sosialisasi kepada penyelenggara kupva (valuta asing bukan bank) di Pekanbaru menjelaskan peningkatan industri Kupva BB yang begitu pesat salah satunya didorong adanya PBI No.17/3/PBI/2015 tentang kewajiban penggunaan rupiah di Indonesia.
Dalam rangka pengawasan, BI sudah mengingatkan pengusaha hotel dan akomodasi di daerah pariwisata seperti Bali, Nusa Tenggara dan Jakarta serta daerah pariwisata lainnya serta daerah perbatasan dengan negara luar di Indoensia, bekerja sama dengan penyelenggara kupva bb berizin, sehingga tamu hotel dapat langsung menukarkan valas-nya dan bertransaksi menggunakan rupiah.
Anton Pitono sejauh ini sebanyak 612 Kupva BB di Indonesia tidak mengantongi izin dari bank sentral sedangkan Kupva BB yang berizin mencapai 1.064. (slt)
Komentar Anda :