Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Peristiwa
Korban Meninggal Longsor Pangkalan Jadi 6 Orang, 1 di Antaranya
Senin, 06 Maret 2017 - 09:42:13 WIB
Foto int

SULUHRIAU, Pangkalan- Korban akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, bertambah menjadi 6 orang tewas dan 2 lainnya luka berat. Bertambahnya korban itu diterima dari laporan tim di Posko Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Kabupaten Lima Puluh Kota.

"Jumlah korban bertambah dengan adanya laporan dari lapangan. Hingga Minggu (5/3) pukul 21.30 WIB, Posko Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Kabupaten Lima Puluh Kota melaporkan 2 orang meninggal dunia dan 2 luka berat akibat banjir dan longsor," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya, Senin (6/3/2017).

Salah satu korban tewas adalah bayi berusia 2 hari. Bayi tersebut berada di dalam inkubator di Puskesmas Pangkalan saat air deras tiba-tiba masuk ke Puskesmas Pangkalan dan bayi tersebut tak terselamatkan.

"Informasi dari Posko, bayi meninggal di Puskesmas Pangkalan. Kronologinya, setelah proses kelahiran di puskesmas, kemudian bayi dimasukkan inkubator pada Rabu (1/3) lalu. Saat masih dalam inkubator, tiba-tiba air deras masuk dan merendam Puskesmas Pangkalan sehingga bayi tidak dapat diselamatkan pada Kamis (2/3). Saat kejadian, listrik padam karena banyak tiang listrik roboh terkena longsor," jelas Sutopo dalam keterangan itu.

Keenam korban tewas tersebut telah teridentifikasi, berikut ini nama-namanya:

1. Doni Fernandes (33) tertimbun longsor,
2. Teja (19) tertimbun longsor,
3. Yogi Saputra (23) tertimbun longsor,
4. Karudin (25) tertimbun longsor,
5. Muklis (45) terhanyut banjir, dan
6. Bayi (2 hari) terendam banjir.

Korban luka berat adalah Syamsul Bahri (22) dan Candra (42). Masa tanggap darurat pun diberlakukan hingga Kamis (9/3) mendatang di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Ruas jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dan Riau sudah dibersihkan dari material longsor yang menutupi jalan. Namun, menurut Sutopo, jalan tersebut belum dapat sepenuhnya dilalui akibat adanya bagian jalan yang ambles dan memerlukan perbaikan. Hingga saat ini kondisi listrik juga belum pulih total.

"Longsor menyebabkan beberapa instalasi milik PLN rusak dan akibatnya 117 gardu listrik terpaksa dipadamkan serta 14.657 pelanggan PLN tak teraliri listrik. Perbaikan jaringan listrik terkendala pada jalan yang rusak dan tertimbun longsor," ujarnya.

Sutopo menyatakan BNPB telah menyerahkan bantuan Rp 500 juta dana siap pakai untuk operasional penanganan darurat kepada BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota. Saat ini BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, Tagana, PMI, SKPD, relawan, dan masyarakat melakukan penanganan darurat. Sebagian besar masyarakat juga ada yang telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah karena banjir sudah surut.

"Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat, mobil tangki air, makanan siap saji, air bersih, peralatan rumah untuk membersihkan lumpur, dan obat-obatan," ungkapnya.

Banjir dan tanah longsor ini terjadi pada 25 titik, dengan rincian 13 titik tanah longsor dan 12 titik banjir. Tanah longsor tersebar pada 9 titik di Kecamatan Pangkalan. Sedangkan banjir tersebar pada 7 kecamatan dengan titik banjir tertinggi mencapai 1,5 meter di Kecamatan Pangkalan yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Batang Maek di Kecamatan Pangkalan, Sungai Batang Kapur di Kecamatan Kapur IX, Sungai Batang Sinamar di Lareh Sago Halaban, dan Sungai Batang Harau di Kecamatan Harau.

Sumber: detik.com



 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat