Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Gawat! Sisa USD10 Miliar, Venezuela Mulai Kehabisan Uang Tunai
Senin, 24 April 2017 - 14:10:07 WIB
Ilustarsi, Reuters

SULUHRIAU- Venezuela kembali dihadapi masalah. Negara di Benua Amerika tersebut kehabisan waktu dan uang tunai.

Tercatat, Venezuela hanya memiliki cadangan devisa sekira USD10 miliar atau Rp130 triliun (kurs Rp13.000 per USD).

Uang tunai dibutuhkan Venezuela untuk menjaga ekonomi tetap stabil dan menghadapi masa-masa sulit. Demikian seperti dilansir CNN Money, Jakarta, Senin (24/4/2017).

Yang lebih buruk lagi, sebagian besar cadangan tersebut tidak menghasilkan uang tunai. Sekira USD7 miliar berbentuk batangan emas, yang tidak mempermudah pembayaran.

Saat ini, Venezuela memiliki banyak tagihan utang yang harus segera dibayarkan. Venezuela berutang USD6 miliar untuk pembayaran utang untuk sisa tahun ini.

Tidak ada tanda-tanda bahwa sumber pendapatan satu-satunya negara yakni ekspor minyak akan mampu membayar utang-utang tersebut. Venezuela pun berisiko mengalami gagal membayar utangnya tahun ini, yang berarti tidak akan bisa mendapatkan lebih banyak pinjaman untuk membayar kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan, yang kekurangan pasokan.

Sekedar informasi, pada tahun 2011, Venezuela memiliki cadangan USD30 miliar di bank. Namun di 2015 tergerus mencapai USD20 miliar. Gambaran keuangan yang memburuk menggarisbawahi masalah Venezuela.

Protes kekerasan dan anti-pemerintah menewaskan tiga orang pada hari Rabu, dan lebih banyak demonstrasi dijadwalkan akhir pekan ini. Angkatan bersenjata bertemu pemrotes dengan gas air mata dan tembakan.

General Motors (GM) mengatakan bahwa pihak berwenang Venezuela menyita pabrik perakitannya. Pihak berwenang kemudian membantahnya ditangkap, dengan mengatakan bahwa hal itu diembargo sampai kasus pengadilan yang telah berlangsung lama diselesaikan, namun pembedaan tersebut tidak menjadi masalah bagi GM.

IMF memperkirakan pada hari Selasa bahwa inflasi di Venezuela akan meroket 720% sementara pengangguran akan meningkat lebih dari 25%. Tahun ini kemungkinan akan menandai resesi keempat tahun berturut-turut. Seluruhnya berada di bawah kepemimpinan Presiden Nicolas Maduro, yang menyalahkan AS dan lawan-lawan politik untuk masalah negara tersebut.

Tapi banyak yang mempertanyakan prioritas pemerintah. Pasalnya, Venezuela tidak mampu membayar impor makanan untuk jutaan warganya yang kelaparan. Namun menyumbangkan sekira USD500.000 untuk pelantikan Presiden Trump. Untuk melakukan pembayaran utang tahun lalu, pemerintah Venezuela mulai mengirimkan beberapa emasnya ke Swiss untuk dijadikan jaminan pinjaman atau pertukaran tunai-untuk-emas. Sejauh ini, Venezuela telah membayar para krediturnya alih-alih membayar impor makanan dan obat-obatan dasar untuk warga negaranya yang sedang berjuang.

Sumber: CNN Indonesia, Okezon.com


Mohon Maaf
: Ada kesalahan muncul foto  di berita ini sebelumnya, ada upaya oknum-oknum tertrntu memasukkan foto di luar pantauan kami. trim redaksi.



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat