Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Gawat! Sisa USD10 Miliar, Venezuela Mulai Kehabisan Uang Tunai
Senin, 24 April 2017 - 14:10:07 WIB
Ilustarsi, Reuters

SULUHRIAU- Venezuela kembali dihadapi masalah. Negara di Benua Amerika tersebut kehabisan waktu dan uang tunai.

Tercatat, Venezuela hanya memiliki cadangan devisa sekira USD10 miliar atau Rp130 triliun (kurs Rp13.000 per USD).

Uang tunai dibutuhkan Venezuela untuk menjaga ekonomi tetap stabil dan menghadapi masa-masa sulit. Demikian seperti dilansir CNN Money, Jakarta, Senin (24/4/2017).

Yang lebih buruk lagi, sebagian besar cadangan tersebut tidak menghasilkan uang tunai. Sekira USD7 miliar berbentuk batangan emas, yang tidak mempermudah pembayaran.

Saat ini, Venezuela memiliki banyak tagihan utang yang harus segera dibayarkan. Venezuela berutang USD6 miliar untuk pembayaran utang untuk sisa tahun ini.

Tidak ada tanda-tanda bahwa sumber pendapatan satu-satunya negara yakni ekspor minyak akan mampu membayar utang-utang tersebut. Venezuela pun berisiko mengalami gagal membayar utangnya tahun ini, yang berarti tidak akan bisa mendapatkan lebih banyak pinjaman untuk membayar kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan, yang kekurangan pasokan.

Sekedar informasi, pada tahun 2011, Venezuela memiliki cadangan USD30 miliar di bank. Namun di 2015 tergerus mencapai USD20 miliar. Gambaran keuangan yang memburuk menggarisbawahi masalah Venezuela.

Protes kekerasan dan anti-pemerintah menewaskan tiga orang pada hari Rabu, dan lebih banyak demonstrasi dijadwalkan akhir pekan ini. Angkatan bersenjata bertemu pemrotes dengan gas air mata dan tembakan.

General Motors (GM) mengatakan bahwa pihak berwenang Venezuela menyita pabrik perakitannya. Pihak berwenang kemudian membantahnya ditangkap, dengan mengatakan bahwa hal itu diembargo sampai kasus pengadilan yang telah berlangsung lama diselesaikan, namun pembedaan tersebut tidak menjadi masalah bagi GM.

IMF memperkirakan pada hari Selasa bahwa inflasi di Venezuela akan meroket 720% sementara pengangguran akan meningkat lebih dari 25%. Tahun ini kemungkinan akan menandai resesi keempat tahun berturut-turut. Seluruhnya berada di bawah kepemimpinan Presiden Nicolas Maduro, yang menyalahkan AS dan lawan-lawan politik untuk masalah negara tersebut.

Tapi banyak yang mempertanyakan prioritas pemerintah. Pasalnya, Venezuela tidak mampu membayar impor makanan untuk jutaan warganya yang kelaparan. Namun menyumbangkan sekira USD500.000 untuk pelantikan Presiden Trump. Untuk melakukan pembayaran utang tahun lalu, pemerintah Venezuela mulai mengirimkan beberapa emasnya ke Swiss untuk dijadikan jaminan pinjaman atau pertukaran tunai-untuk-emas. Sejauh ini, Venezuela telah membayar para krediturnya alih-alih membayar impor makanan dan obat-obatan dasar untuk warga negaranya yang sedang berjuang.

Sumber: CNN Indonesia, Okezon.com


Mohon Maaf
: Ada kesalahan muncul foto  di berita ini sebelumnya, ada upaya oknum-oknum tertrntu memasukkan foto di luar pantauan kami. trim redaksi.




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat