Progres Pembngunan Jalan Akses Dukung Wisata Desa Bakor Meranti Sudah 30 Persen
Kamis, 18 Mei 2017 - 10:37:17 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemkab Meranti mulai membangun jalan sepanjang 6,34 kilometer untuk akses ke Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat, menuju Desa Sendaur Rangsang Pesisir.
"Progress pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung wisata di Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat sudah mencapai 30 persen dari target dengan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN sebesar Rp18 miliar," kata Bupati Kepulauan Meranti Irwan, Kamis (18/5/2017).
Irwan menjelaskan, akan terus memantau proses pembangunan jalan ini karena sangat dibutuhkan masyarakat guna mengangkut hasil tual sagu ke wilayah pemasaran.
Proyek Desa Bokor Rangsang Barat menuju Desa Sendaur Rangsang Pesisir yang dibangun sejak Maret 2017 terbentang sepanjang 6,34 kilometer dengan tipe “base Bâ€.
"Kami berharap target penyelesaian jalan Desa Bokor dapat tercapai sesuai waktu jika pengerjaan proyek dilakukan secara benar dan sungguh-sungguh," kata Irwan.
"Jika dulu orang membawa tual sagu pakai gerobak sekali angkut hanya lima tual, dengan semakin baiknya kualitas (tonase) jalan kini bisa diangkut dua kali lipat (10 tual), artinya dengan biaya yang sama pendapatan masyarakat meningkat begitu juga hasil pertanian lainnya," kata Bupati.
Ditambahkan Bupati, melalui investasi yang besar ini ia berharap turut berdampak pada meningkatnya kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.
Seiring itu ia mengimbau kepada masyarakat jangan mudah menjual tanah terutama di lokasi strategis."Saya imbau masyarakat jangan mudah menjual tanah yang berada di pinggir jalan karena nanti akan diikuti oleh banyak sekali spekulan tanah untuk dibangun rumah toko (ruko) sehingga daerah ini tidak lagi dikuasai oleh masyarakat tempatan," ucap Bupati mengingatkan.

Bupati juga sangat mengapresiasi pemerintah desa yang telah membangun objek-objek pendukung wisata seperti pendopo di tepi sungai bagi wisatawan sebagai tempat bersantai. "Saya melihat pembangunan pendopo ini salah satu upaya yang sangat baik dari pemerintah untuk menguatkan bahwa Desa Bokor ini sebagai daerah destinasi wisata Meranti,†lanjutnya.
Terkait keluhan dari kontraktor atas sulitnya mengangkut material karena kondisi alam Meranti yang berat dan berpulau, di mana akan berdampak juga pada pengerjaan proyek, disikapi Irwan dengan menyiapkan fasilitas jalan yang baik menuju tempat-tempat terisolir tersebut.
"Kita akan membangun titik entry poin di pulau-pulau, atau Desa yang mungkin dapat diakses tidak terlalu jauh dari laut sehingga isolasi daerah dapat dibuka secara pelan-pelan," katanya.
Seperti diketahui, Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat dinilai memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan, namun untuk mewujudkannya perlu dilakukan berbagai pembenahan infrastruktur, seperti jalan, pelabuhan dan sebagainya untuk mendukung Desa Bokor sebagai situs Wisata Agro.
Di Desa itu ada sebutan Dusun Manggis dan Dusun Durian, merupakan sebuah potensi yang layak dikembangkan sebagai kawasan Agro Wisata yang khas. [raf,okz]
Komentar Anda :