Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Mau Buka Usaha Takjil Saat Ramadan? Perhatikan Hal-hal Ini
Kamis, 25 Mei 2017 - 14:44:50 WIB
(Foto dtc/Grandyos Zafna)

SULUHRIAU, Jakarta - Jelang Ramadan, bisnis atau usaha dadakan kerap dilakukan banyak orang. Misalnya usaha makanan atau minuman berbentuk takjil saat menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua Komite Pembinaan & Pengembangan UKM GAPMMI, Irwan Widjaja, menjelaskan ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam membuka usaha takjil saat bulan puasa. Salah satunya ialah faktor lokasi yang menentukan kelancaran dari bisnis tersebut.

"Usaha saat puasa itu tergantung dari letak posisinya. Posisi letak satu toko, itu sangat memengaruhi. Kalau dia berada di jalan raya, yang ramai di lalu-lalang, itu pasti akan lebih cepat dilihat orang dan lebih cepat dibeli konsumen," terang Irwan dilansir dari  detikFinance, Kamis,  (25/5/2017).

Jika dibandingkan dengan lokasi usaha di pinggir jalan, Irwan menjelaskan, toko atau usaha yang terletak jauh dari jalan raya memiliki customer atau pembeli yang terbatas. Irwan mengatakan perbandingan omzet usaha pinggir jalan biasanya lebih tinggi hingga tiga kali lipat dibanding usaha yang jauh dari pinggir jalan.

"Dibandingkan dengan toko-toko yang agak sedikit masuk, katakan dari pinggir jalan terus masuk gang. Itu kan orang enggak akan melihat kalau di dalam gang. Jadi paling customernya lingkungan sekitar situ. Peningkatan ya tentu tergantung dari lokasi toko itu. Kalau jalan raya pasti booming lah ya karena bisa dua tiga kali," katanya.

Lebih lanjut Irwan mengatakan, waktu menjalankan usaha juga menentukan peluang bisnis itu sendiri. Memilih waktu yang paling tepat dalam membuka bisnis dadakan saat bulan puasa menjadi hal yang perlu diperhatikan pelaku usaha. Jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lama dalam menjajakan dagangan.

"Waktu menjadi hal yang sangat krusial, jadi otomatis makanan-makanan takjil seperti itu sangat membantu mereka (masyarakat) untuk berbuka. Risiko untuk basi juga tidak ada, karena mereka beli untuk langsung konsumsi, bukan disimpan. Karena orang-orang banyak mencari yang lebih instan," katanya. [jan,dtf]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat