Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Wah...Suhu Perkotaan Bisa Meningkat 8 Derajat pada 2100
Rabu, 31 Mei 2017 - 11:37:04 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU- Di tengah pemanasan global dan pemanasan daerah perkotaan, suhu di beberapa kota di dunia bisa meningkat delapan derajat Celsius lebih panas pada 2100.
Lonjakan suhu semacam itu dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan penghuni kota dan menekan sumber daya alam yang sudah rentan seperti air.

seperti dilansir dari AFP dikutip dari Republika.co.id, Selasa (30/5/2017), proyeksi tersebut didasarkan pada asumsi skenario terburuk bahwa emisi gas rumah kaca terus meningkat sepanjang abad 21.
"Empat kota berpenduduk paling banyak dalam skenario tersebut rentan terkena lonjakan merkuri 7 derajat Celsius atau lebih pada akhir abad ini," menurut studi di jurnal Nature Climate Change.

Untuk beberapa kasus, hampir 5 derajat Celsius dari total tersebut akan dikaitkan dengan rata-rata pemanasan global. Sisanya disebabkan oleh dampak Pulau Panas Perkotaan (Urban Heat Island/UHI), yang terjadi ketika  kesegaran taman, bendungan dan danau digantikan oleh beton dan aspal yang panas-membuat daerah kota lebih panas dibandingkan daerah sekitarnya.

"Lima persen teratas (daerah kota per penduduk) dapat merasakan kenaikan suhu sekitar 8 derajat Celsius atau lebih," kata salah satu penulis penelitian, Francisco Estrada, dari Institute for Environmental Studies di Belanda.

UHI "secara signifikan" meningkatkan suhu kota dan kerugian ekonomi akibat pemanasan global. Aksi lokal untuk mengurangi UHI--seperti menanam lebih banyak pohon atau memasang atap pendingin--dapat membuat perbedaan besar dalam membatasi dan mengurangi risiko.

Perkotaan hanya mencakup sekitar 1 persen dari permukaan bumi, tapi, menyumbang 80 persen produk kotor dunia dan sekitar 78 persen energi yang dikonsumsi, menurut para peneliti. Kota memproduksi lebih dari 60 persen emisi karbon dioksida global melalui pembakaran batu bara, minyak dan gas.

Pada 2015 lalu, dunia sepakat untuk membatasi rata-rata pemanasan global menjadi dua derajat Celsius dari pra-revolusi industri dengan membatasi gas efek rumah kaca di atmosfer bumi. Peneliti menggunakan data dari 1.692 kota terbesar periode 1950-2015 untuk studi ini.[Rol]






 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat