Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Polisi Israel Pastikan PM Netanyahu Jadi Tersangka
Sabtu, 05 Agustus 2017 - 13:21:15 WIB

SULUHRIAU, Tel Aviv- Polisi Israel secara resmi menetapkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai tersangka dalam dua penyelidikan atas tuduhan "kecurangan, pelanggaran kepercayaan, dan sogokan.”

Seperti dilansir Guardian, Jumat, 4 Agustus 2017, penetapan ini dilakukan menyusul kesediaan mantan kepala stafnya, Ari Harow, menandatangani kesepakatan dengan jaksa untuk bersaksi melawan Netanyahu.

Langkah tersebut menandai krisis politik yang paling serius bagi pemimpin Israel tersebut. Netanyahu merupakan satu-satunya perdana menteri yang menyaingi pendiri negara, David Ben-Gurion, untuk masa jabatan paling panjang.

Ari Harow yang lahir di Amerika Serikat ini bekerja untuk Netanyahu pada 2009-2010 dan 2014-2015 sebelum lengser karena dituduh melakukan korupsi.

Selama dua tahun terakhir, Harow menjalani pemeriksaan terkait dengan dugaan suap, penyalahgunaan wewenang, konflik kepentingan, dan penipuan.

Menurut sebuah pernyataan dari kepolisian Israel, Harow diperkirakan akan menerima enam bulan hukuman pengabdian masyarakat dan denda US$ 193 ribu atas pelanggaran kepercayaan terpisah—dan bukan hukuman penjara—sebagai ganti kesaksiannya yang diprediksi akan memberatkan sang bekas majikan.

Satu penyelidikan didasari kecurigaan bahwa Netanyahu secara tidak sah menerima hadiah dari para pendukungnya yang kaya termasuk miliarder Australia, James Packer, dan produser film Hollywood, Arnon Milchan.

Netanyahu juga diselidiki terkait dengan kecurigaan bahwa sang perdana menteri melakukan kesepakatan rahasia dengan harian terbesar Israel, Yediot Aharonot.

Kesepakatan itu adalah harian Yediot Aharonot akan selalu memberitakan hal-hal baik tentang Netanyahu.

Imbalannya, Netanyahu membantu untuk mengurangi skala operasi harian Israel Hayom, pesaing utama Yediot Aharonot.

Penyelidikan polisi atas Benjamin Netanyahu memicu spekulasi bahwa dia akan dipaksa mundur dari jabatannya.

Konfirmasi keseriusan tuduhan tersebut terjadi pada hari setelah istri Netanyahu, Sara, kembali diwawancarai oleh polisi dalam kasus terpisah sehubungan dengan tingginya biaya rumah tangga di kediaman perdana menteri.

Kantor Netanyahu membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa penyidik €‹berusaha untuk menjatuhkan pemerintahannya.

"Kami benar-benar menolak klaim yang tidak berdasar yang dibuat terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Kampanye untuk mengubah pemerintahan sedang berlangsung, tapi diperkirakan gagal, karena alasan sederhana: tidak akan ada apa-apa karena tidak ada apa-apa," demikian pernyataan mereka.

Sumber: Tempo.co




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat