Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Saksi Kunci e-KTP Tewas di AS,
Johannes Marliem, Pengusaha Indonesia Donatur Terbesar Obama
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 09:53:02 WIB
Johannes Marliem, saksi kasus e-KTP, (Screenshoot via FACEBOOK/@Johannes Marliem)

SULUHRIAU, Jakarta- Saksi Kasus e-KTP yang meninggal di Amerika Serikat, Johannes Marliem, teryata merupakan salah satu donatur terbesar dalam pesta inaugurasi kedua Presiden Barack Obama.

Johannes diketahui memiliki firma marketing bernama Marliem Consulting yang berbasis di Minneapollis, Minnesota.

Saat inaugurasi ke-dua Obama, Johannes menyumbang dana sebesar US$255 ribu atau hanya selisih US$25 ribu dari korporasi multinasional ExxonMobil.

Sumbangan Johannes itu bernilai dua kali lipat uang yang diberikan Alida Messinger, mantan istri Gubernur Minnesota, Mark Dayton, pada Partai Demokrat.

Pada 2013, Star Tribune melaporkan Johannes memberi dua kali sumbangan pada Komite Inaugurasi Presiden sebesar US$100 ribu dan US$125 ribu.

Sebelumnya, Johhanes juga pernah berkontribusi memberikan dana sebesar US$2500 pada tim kampanye Obama saat pilpres 2012 dan sukses mengumpulkan donasi hingga US$70 ribu bagi kampanye Obama.

Johannes mendirikan Marliem Consulting pada 2006, dengan kantor di Minneapolis dan Jakarta. Di situs resmi perusahannya, Johannes menyebut bisnisnya bergerak di bidang usaha kecil menengah dan bertujuan “membuka gerbang bagi perusahaan AS untuk menjual produk dan layanan di Indonesia”.

Dia menyebut punya kontrak senilai US$600 juta dengan perusahaan pembuat sistem identifikasi biometrik untuk digunakan di Indonesia.

Dari dana itulah, Johannes menyatakan sumbangannya pada Obama dan Demokrat, berasal.

Sumbangan Johannes bagi Obama dan Demokrat sempat menimbulkan kebingungan. Pasalnya, belum pernah ada yang mendengar soal Johannes Marliem di Amerika Serikat dan dia pun tidak terdaftar sebagai pemilih di Minnesota maupun negara bagian lainnya.

Namun di Negeri Paman Sam, di mana Johannes memiliki Green Card, catatan kriminalnya tidaklah polos. Dia pernah tercatat melakukan penipuan yang melibatkan penarikan uang dalam jumlah besar dari dua bank.

Johannes Marlim adalah pemasok alat pengenal sidik jari atau automated fingerprint identification system (AFIS) ke konsorsium penggarap proyek e-KTP. Johannes Marlim adalah pemasok alat pengenal sidik jari atau automated fingerprint identification system (AFIS) ke konsorsium penggarap proyek e-KTP. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) Catatan pengadilan Hennepin County pada 2009 menyebutkan jaksa penuntut umum mendakwa Johannes atas penipuan cek kosong senilai US$10 ribu.

Johannes menulis cek senilai US$10 ribu dari Bank TCF untuk disimpan di rekening bank Wells Fargo. Asisten Jaksa Penuntut Umum Hannepin Tom Arneson mengatakan Johannes ingin menunjukkan seolah-olah dia memiliki sejumlah besar uang di kedua rekening tersebut.

Johannes menyatakan diri bersalah pada 2010 dan membayar denda, guna menghindari deportasi.

Kematian dan Insiden Penembakan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui juru bicaranya membenarkan kematian Johannes pada Jumat (11/8), namun belum menjelaskan lebih rinci penyebab kematiannya.

Meskipun demikian kematian Johannes juga heboh diberitakan media Los Angeles. Pasalnya, di lingkungan rumah yang disewa Johannes juga terjadi insiden penembakan yang melibatkan kehadiran polisi, FBI dan CIA.

“Baku tembak terjadi di lingkungan rumah mewah di Los Angeles,” sebut Juru Bicara Kepolisian Los Angeles Josh Rubenstein dikutip Daily Mail.

Rumah yang dimaksud merupakan milik Tamme McCauley, mertua aktor terkenal Joseph Gordon-Levitt.

Rubenstein menyebutkan polisi terpaksa menembakkan banyak peluru guna mempertahankan diri, selain juga melemparkan gas air mata. Lebih lanjut, Rubenstein mengatakan pelaku penembakan ditemukan tewas di rumah mewah tersebut, namun tidak jelas penyebab kematiannya.

Dia menambahkan selama insiden penembakan berlangsung, empat rumah lainnya di kawasan tersebut dievakuasi.

Di sisi lain, tidak ada keterangan yang jelas mengenai kematian Johannes Marliem yang tinggal tidak jauh dari lokasi penembakan.

Selain itu, kabar soal tewasnya seorang pria di Beverly Grove di Los Angeles ini juga diberitakan oleh sejumlah media lokal, di antaranya CBS Los Angeles, ABC7, dan NBC Los Angeles.

Diberitakan bahwa kawasan Beverly Grove di Los Angeles ditutup sekitar pukul 05.00 sore waktu setempat sekitar 600 blok dari North Edinburgh Avenue. Reporter media lokal melaporkan seluruh area di sekitar Melrose dan Crescent Heights ditutup.

Peristiwa itu awalnya dari laporan telepon ke FBI yang kemungkinan diteruskan LAPD (Los Angeles Police Department) pada Rabu (9/8) malam. Para petugas yang tiba di lokasi menduga ada seorang anak kecil dan seorang wanita di dalam rumah bersama seorang pria.

Para petugas pun melakukan negosiasi. Pada akhirnya, wanita dan anak kecil itu dibawa keluar oleh laki-laki itu sekitar pukul 07.30 malam.

Sementara, laki-laki itu ditemukan tewas di dalam rumah sekitar 02.00, Kamis (10/8) dini hari. Namun belum diketahui pasti apa penyebab laki-laki itu tewas, diduga kemungkinan besar dia menembak dirinya sendiri.

Dari penelusuran, laki-laki itu diduga adalah Johannes Marliem. Kabar tersebut mengonfirmasi postingan di Instagram dari dengan akun mir_at_lgc. Dia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Marliem.

Dia memposting foto bersama Marliem dan seseorang yang disebutnya CEO of Lamborghini. Dalam kolom komentar, ada akun citywhips yang menyebutkan soal insiden The Beverly Grove di mana Marli




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat