Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Tak Hanya Jokowi, Sekjen Partai Komunis Vietnam Juga Akan Temui Parlemen
Minggu, 20 Agustus 2017 - 12:17:56 WIB
Foto Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyễn Phú Trọng/Reuters

SULUHRIAU, Jakarta - Ada sejumlah pihak yang akan ditemui oleh Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong di Indonesia. Selain Presiden Jokowi, Nguyen juga akan bertemu dengan para pimpinan parlemen.

"Dan kunjungan ke Indonosia tidak hanya bertemu dengan Presiden tetapi juga dengan pimpinan MPR DPR DPD. Karena ini, sekali lagi ini adalah urusan negara," kata Menlu Retno Marsudi di Pusdiklat Kemlu, Kebayoran Baru, Minggu (20/8/2017).

Pertemuan antara Nguyen dengan Jokowi akan dilakukan pada Rabu (20/8). Retno mengatakan hubungan Indonesia dengan Vietnam bukan baru sekali ini dijalin.

"Hubungan itu sudah dilakukan lama sekali dan bahkan 2013 Indonesia dan Vietnam membuat satu kemitraan strategis," ujar Retno.

Retno memastikan perjanjian apapun dengan Vietnam semata-mata merupakan urusan kenegaraan. Tidak ada sangkut pautnya dengan ideologi.

"Dealing kita dengan Vietnam adalah urusan kenegaraan. Kita tau kepentingan nasional yang harus kita pertahankan apa, kita tahu bagaimana cara melindungi Indonesia dan memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia," ujar Retno.

Menlu: Jangan Bingung dengan Kedatangan Sekjen Partai Komunis


Menlu Retno Marsudi menegaskan kedatangan Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong ke Indonesia murni karena urusan kenegaraan. Dia berharap masyarakat jangan sampai kebingungan dengan kedatangan Nguyen ini.

"Jadi kita harus menyampaikan informasi secara benar kepada masyarakat. Kita harus bicara dengan hati kita. Yang benar harus disampaikan secara benar. Sehingga masyarakat tidak mengalami kebingungan," ujar Retno Ahad, (20/8/2017).

Kunjungan Nguyen itu akan dilakukan pada Rabu (23/8/2017) pekan depan. Dia akan bertemu dengan Presiden Jokowi dan sejumlah pimpinan parlemen.

"Dan ini kunjungan resmi, biasa, sebagaimana pimpinan dari megara lain. Jadi ini urusan negara, tidak ada urusan dengan ideologi," ujar Retno.

Retno menjelaskan dalam sistem politik di Vietnam, Sekjen Partai Komunis memegang kekuasaan tertinggi. Jadi urusan dengan Sekjen Partai berkaitan dengan urusan negara Vietnam itu sendiri.

"Harus kita pahami bahwa dalam sistem politik Vietnam, posisi Sekjen Partai merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di dalam sistem politik mereka. Hubungan kita dengan Vietnam bukan baru sekali ini dilakukan. Hubungan itu sudah dilakukan lama sekali dan bahkan 2013 Indonesia dan Vietnam membuat satu kemitraan strategis," kata Retno.

Ia mengatakan kunjungan Sekjen Partai Komunis Vietnam sering kali dilakukan ke banyak negara dalam rangka kerjasama bilateral dan bukan hanya ke Indonesia saja. Retno menyebut kunjungan itu sebagai kunjungan resmi seperti negara lainnya yang berkunjung ke Indonesia.

"Pernah beliau ke Amerika, pernah berkunjung ke India, Australia, Singapura. Jadi tidak ada hal istimewa dari kunjungan ini. Kunjungan ini digunakan untuk meningkatkan hubungan bilateral kita dengan Vietnam tidak ada urusannya dengan ideologi," ucap Retno.

Sumber: detik.com | Editor : jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat