Ground Breaking,
Usulkan Nama SPAM Durolis Jadi Rodulis, Bupati: Di Rohil akan Layani 3 Kecamatan
Senin, 21 Agustus 2017 - 17:54:01 WIB
SULUHRIAU, Rohil- Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis (Durolis) dilakukan pemancangan pertama (ground breaking) Senin, (21/8/2017).
Dalam kesempatan ini, Bupati Rokan Hilir (Rohil) Suyatno usulkan nama SPAM Regional Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis (Durolis) diubah menjadi Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis (Rodulis).
Alasannya, karena proyek pemancangan dan pembangunannya dilakukan di daerah Rokan Hilir tepatnya di Kecamatan Tanah Putih.
"Ada asukan pak Gubernur, pak Dirjend, ini juga masukan dari anggota DPRD Rohil. Lokasi pembangunan inikan ada di Rokan Hilir, harusnya dari singakatan itu nama Rokan Hilir di depan, bukan Dumai. Mereka bilang kalau begitu harusnya namanya Rodulis, bukan Durolis. Ini masukan pak," kata Suyatno dalam sambutannya.
Jika nama Durolis bisa dirubah menjadi Rodulis, tentu akan menjadi kehormatan tersendiri bagi Rokan Hilir sebagai 'tuan rumah' lokasi pembangunan sarana air bersih tersebut.
Di lain hal, Suyatno juga menyatakan khusus di Rohil untuk sementara program sarana air bersih nantinya jika selesai baru bisa melayani akan air bersih di tiga kecamatan.
Yakni Kecamatan Tanah Putih, Rimbo Melintang serta Bangko Pusako. Sisanya baru akan menunggu anggaran lanjutan dalam penyediaan pipa air bersih yang menghubungkan ke rumah-rumah warga.
Yang menjadi persoalan, diantara tiga kawasan kecamatan yang dilalui pipa tersebut melewati kawasan PT Chevron. Dikhawatirkan, hal ini akan menjadi ganjalan pembangunan saran air bersih ini.
Suyatno mengingatkan, jika ini benar jadi ganjalan akan 'berurusan' dengan warga yang ada di kecamatan tersebut. "Ada beberapa pipa besar melewati kawasan Chevron. Diharapkan tak ada masalah. Karena kalau tak bisa berontak nanti masyarakat di tiga kecamatan ini," ujar Suyatno.
Lebih lanjut, Suyatnomemuji program SPAM Durolis dari Kementerian PU dengan melibatkan Pemprov Riau beserta tiga kabupaten kota. "Pembangunan ini tidaklah gampang, membutuhkan biaya besar. Tapi kita bersyukur masyarakat akan mendapatkan program ai bersih nantinya dari program Spam Durolis ini," ungkap Suyatno.
Sementara Dirjend Cipta Karya Kementerian PUPR diwakili Direktur Pengembangan Air Minum Muhammad Sundoro menjawab harapan Bupati Rohil tersebut memastikan tak mungkin diganti, karena nama Durolis sudah ada dalam Peraturan Presiden (Perpres).
"Nama Durolis ini sudah ada Perpresnya pak Bupati. Jadi tak mungkin diubah," tegas Sundoro. [nto)
Komentar Anda :