Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
32 Orang Tewas dalam Kerusuhan Usai Sidang Guru Spiritual India
Sabtu, 26 Agustus 2017 - 12:34:32 WIB
Ram Rahim Singh (Foto: AFP)

SULUHRIAU, New Delhi - Setidaknya 32 orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi di wilayah India utara. Kerusuhan pecah setelah seorang guru spiritual populer dinyatakan bersalah atas kasus pemerkosaan dua perempuan.

Vonis bersalah tersebut memicu kemarahan para pengikutnya yang telah berkumpul menjelang sidang yang digelar pada Jumat (25/8) waktu setempat. Massa pengikut guru spiritual, Ram Rahim Singh tersebut meluapkan kemarahan mereka di kota Panchkula dengan membakar dua stasiun kereta, melemparkan batu-batu dan merusak kendaraan-kendaraan operasional TV serta membakar puluhan mobil.

Lebih dari 100 ribu orang diperkirakan telah berkumpul di kota Panchkula, negara bagian Haryana, tempat berlangsungnya sidang khusus untuk mengadili Singh atas dakwaan pemerkosaan. Otoritas setempat mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/8/2017), 32 orang telah tewas dan sekitar 180 orang luka-luka dalam kerusuhan yang terjadi di Haryana.

"Situasi masih buruk namun kami sudah bisa mengendalikan situasi. Diharapkan kami akan mengerahkan lebih banyak pasukan pada malam hari untuk menguasai keadaan," ujar seorang pejabat senior pemerintahan Haryana.

Dikatakannya, massa langsung mengamuk setelah putusan bersalah dijatuhkan pengadilan. Massa yang berada di luar pengadilan, menyerang para polisi dan membakar mobil-mobil. Polisi pun bertindak dengan melepaskan tembakan. Kebanyakan korban tewas karena luka-luka tembakan.

Kerusuhan juga terjadi di sejumlah distrik di negara bagian Punjab yang bertetangga dengan Haryana, juga di pinggiran ibu kota New Delhi yang berbatasan dengan Haryana.

"Dua stasiun kereta telah dibakar di Punjab dan dua gerbong kereta yang kosong telah dibakar di stasiun Anand Vihar, New Delhi," kata juru bicara Kereta Api India, Neeraj Sharma.

Dikatakannya, ratusan jadwal kereta yang seharusnya melewati Punjab dan Haryana telah dibatalkan akibat kerusuhan. Otoritas pun menerapkan aturan jam malam di setidaknya empat distrik di Punjab untuk menghindari meluasnya kerusuhan.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengecam kerusuhan yang terjadi. Dikatakannya, pemerintah pusat terus memonitor situasi dan menyerukan semua orang untuk "menjaga perdamaian".

Ram Rahim Singh memiliki banyak pengikut di banyak negara bagian di India utara, termasuk di Haryana, tempat dia mengelola sebuah gerakan spiritual yang diklaim memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia. Singh - yang sering tampil layaknya seorang bintang musik - menerbitkan sejumlah video musik dan rutin tampil di konser musik rock, dan dihadiri puluhan ribu pengikutnya.

Para pengikutnya menggambarkannya sebagai orang suci dan juga penulis, inventor, ilmuwan, ahli filosofi, aktivis perdamaian dan kemanusiaan. Singh telah diamankan oleh tentara menyusul putusan bersalah atas kasus pemerkosaan dua pendukung perempuannya pada tahun 2002. Sidang putusan hukuman akan digelar pada Senin (28/8) mendatang.

Sumber: detik.com | Editor; Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat