Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
32 Orang Tewas dalam Kerusuhan Usai Sidang Guru Spiritual India
Sabtu, 26 Agustus 2017 - 12:34:32 WIB
Ram Rahim Singh (Foto: AFP)

SULUHRIAU, New Delhi - Setidaknya 32 orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi di wilayah India utara. Kerusuhan pecah setelah seorang guru spiritual populer dinyatakan bersalah atas kasus pemerkosaan dua perempuan.

Vonis bersalah tersebut memicu kemarahan para pengikutnya yang telah berkumpul menjelang sidang yang digelar pada Jumat (25/8) waktu setempat. Massa pengikut guru spiritual, Ram Rahim Singh tersebut meluapkan kemarahan mereka di kota Panchkula dengan membakar dua stasiun kereta, melemparkan batu-batu dan merusak kendaraan-kendaraan operasional TV serta membakar puluhan mobil.

Lebih dari 100 ribu orang diperkirakan telah berkumpul di kota Panchkula, negara bagian Haryana, tempat berlangsungnya sidang khusus untuk mengadili Singh atas dakwaan pemerkosaan. Otoritas setempat mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/8/2017), 32 orang telah tewas dan sekitar 180 orang luka-luka dalam kerusuhan yang terjadi di Haryana.

"Situasi masih buruk namun kami sudah bisa mengendalikan situasi. Diharapkan kami akan mengerahkan lebih banyak pasukan pada malam hari untuk menguasai keadaan," ujar seorang pejabat senior pemerintahan Haryana.

Dikatakannya, massa langsung mengamuk setelah putusan bersalah dijatuhkan pengadilan. Massa yang berada di luar pengadilan, menyerang para polisi dan membakar mobil-mobil. Polisi pun bertindak dengan melepaskan tembakan. Kebanyakan korban tewas karena luka-luka tembakan.

Kerusuhan juga terjadi di sejumlah distrik di negara bagian Punjab yang bertetangga dengan Haryana, juga di pinggiran ibu kota New Delhi yang berbatasan dengan Haryana.

"Dua stasiun kereta telah dibakar di Punjab dan dua gerbong kereta yang kosong telah dibakar di stasiun Anand Vihar, New Delhi," kata juru bicara Kereta Api India, Neeraj Sharma.

Dikatakannya, ratusan jadwal kereta yang seharusnya melewati Punjab dan Haryana telah dibatalkan akibat kerusuhan. Otoritas pun menerapkan aturan jam malam di setidaknya empat distrik di Punjab untuk menghindari meluasnya kerusuhan.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengecam kerusuhan yang terjadi. Dikatakannya, pemerintah pusat terus memonitor situasi dan menyerukan semua orang untuk "menjaga perdamaian".

Ram Rahim Singh memiliki banyak pengikut di banyak negara bagian di India utara, termasuk di Haryana, tempat dia mengelola sebuah gerakan spiritual yang diklaim memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia. Singh - yang sering tampil layaknya seorang bintang musik - menerbitkan sejumlah video musik dan rutin tampil di konser musik rock, dan dihadiri puluhan ribu pengikutnya.

Para pengikutnya menggambarkannya sebagai orang suci dan juga penulis, inventor, ilmuwan, ahli filosofi, aktivis perdamaian dan kemanusiaan. Singh telah diamankan oleh tentara menyusul putusan bersalah atas kasus pemerkosaan dua pendukung perempuannya pada tahun 2002. Sidang putusan hukuman akan digelar pada Senin (28/8) mendatang.

Sumber: detik.com | Editor; Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat