Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Tangan Digigit Piton 7 Meter, Robert Warga Inhu Kekurangan Darah
Selasa, 03 Oktober 2017 - 10:11:34 WIB
Robert Korban gigitan ular piton

SULUHRIAU- Robert Nababan (37) yang selamat setelah berduel dengan ular piton masih dirawat di RSUD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, sempat kekurangan darah.

Robert masih terbaring lemah di RSUD Pematang Rebah, Rengat. Warga Desa Belimbing Kecamatan Batang Gangsal ini memasuki hari ketiga dirawat di rumah sakit tersebut.

Lengan kirinya robek serius karena digigit ular piton yang disebut panjangnya sekitar 7 meter. Banyak darah yang keluar akibat gigitan itu membuat Robert kekurangan darah.

Beruntung dalam kondisi kekurangan darah, ada dua warga yang suka rela mendonorkan darahnya. Ada dua warga yang berempati memberikan darahnya golongan darah O plus.

"Terima kasih masih ada warga yang memberikan bantuan donor darah. Suami saya butuh darah, karena sempat mengeluarkan darah yang banyak waktu digigit ulat," kata Rista Nauli, istri Robert dalam perbincangan dengan wartawan, Selasa, (3/10/2017).

Rista menceritakan, gigitan ular tersebut cukup serius. Saat ini kondisinya pergelangan tangan suaminya belum bisa digerakan. "Pergelangan tangan kirinya belum bisa digerakan karena di pergelangan itu luka digigit ular," kata Rista.

Sepeti diberitakan, Istri Robert, Ristanauli Boru Manalu (35) kepada wartawan mengatakan, Senin (2/10/2017), peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/9/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dengan sepeda motor, Robert malam itu akan menuju ke salah satu warung yang ada di Desa Belimbing, Kec Batang Gangsal, Kab Indragiri Hulu (Inhu) Riau.

Menuju ke warung tempat biasa warga berkumpul, kata Rista, tiba-tiba suaminya melihat ada dua warga yang tak berani melintas."Ditengoknya ada orang berhenti, berenti pulalah dia. Dia turun dari keretanya (motor)," kata Rista.

Awalnya, Robert menyangkan ada kayu yang melintang di tengah badan jalan. Tapi kedua warga yang tak berani melintas menyebutkan jika itu adalah ular. Robert pun melihat dari dekat untuk memastikan hal itu.Setelah dilihat bahwa yang melintang di jalan adalah ular, kata Rista, suaminya lantas menghubungi rekannya dengan HP. "Dia bilang sama kawannya, cepat datang ada ular dan disuruh bawa karung," kata Rista.

Tak lama, rekannya pun datang sembari membawa karung. Robert dan rekannya ini memang sudah biasa menangkap ular. Hanya saja, istrinya mengakui, baru kali ini suaminya berhadapan dengan ular piton raksasa.

"Suami awak yang berani pegang kepalanya. Terus dibantu kawannya tadi. Dua orang yang berhenti tadi cuma nengok aja, karena takut," kata Rista.

Ketika kepala ular sudah terpegang, lanjut Rista, suaminya berencana untuk memasukan ke dalam karung. Namun tiba-tiba ular piton melakukan perlawanan. Kepalanya pun terlepas dari tangan Robert. Secepat kilat ular piton raksasa ini menggigit tangan sebelah kirinya.

Robert pun menjerit dan berusaha melepaskan gigitan ular tersebut. Usahanya sia-sia. Ular piton ini tetap menggigitnya. Melihat kepanikan tersebut, dua warga yang tadinya hanya melihat pun turut membantu.

Kedua warga tadi berusaha memegang tubuh ular itu. Karena saat itu ular sudah berusaha untuk membelit tubuh Robert. Karena rekannya tadi juga kewalahan memegang badan ular yang mulai berusaha akan membelit. Jika saja tidak dibantu dua warga tadi bisa jadi Robert akan dibelit ular piton tersebut."Agak lama juga ular itu baru melepas gigitannya. Adalah mungkin sekitar 10 menit," kata Rista.

Setelah terlepas, darah segar mengucur dari lengan kiri korban. Kondisi Robert pun tampak lemas. Warga kemudian membawanya ke RSUD di Pematang Rebah, Inhu."Sebenarnya mau kami bawa ke Pekanbaru. Tapi suami saya bilang, sudahlah di sini saja. Dia sudah tak sanggup lagi berjalan jauh, karena darah terus keluar," kata Rista dilansir dari detik.com. [khr]




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat