Tebing Sungai Terus Tergerus Abrasi,
Warga Desa Alam Panjang Tuntut Pemkab Kampar Realisasi Bangun Turap
Senin, 16 Oktober 2017 - 09:22:02 WIB
|
Warga Dusun I Desa Alampanjang, tengah gotong royong membangun turap secara tradisonal dengan mamancang bambu dan tanah di tebing sungai kampar.
|
SULUHRIAU, Alampanjang- Warga Dusun I Desa Alampang, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar meminta Pemkab untuk merealisasikan pembangunan turap tepi Sungai Kampar.
Sebab, saat ini kondisi di bibir sungai atau di daera aliran sungai (DAS) Kampar, sungguh memprihatinkan. Tebing sungai terus tergerus abrasi karena banjir dan hujan.
Ironis, untuk mengantisipasi ambruknya tebing ke sungai yang akan berdampak pada pemukiman dan sarana umum lainnya, warga Dusun I Alam Panjang Ahad (15/10/2017) kemarin, bergotong royong dengan memancangkan bambu dan dan memadatkan dinding tanah agar jalan raya tidak putus karena abrasi sungai yang kini tebing makin dekat dengan jalan. "Jika ini dibiarkan tidak mustahil jalan amblas, ujar Kepala Dusun I Desa Alam Panjang, Zamzalis Rachim.
Sebab, saat ini jarak tebing sungai Kampar dengan jalan utama dusun I Desa Alampanjang hanya lebih kurang satu meter.
Beberapa bulan lalu menurut keterangan warga, Pemerintah Desa Alampanjang bersama petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah melakukan pemindahan tiang listrik dari tepi sungai ke seberang jalan Raya Dusun 1 Desa Alampanjang untuk mengantisipasi amblasnya tiang listrik ke sungai.
Mengingat kondisi ini warga mengetuk hati Pemkab Kampar dan meminta agar wacana pembangunan turap di Dusun I Desa Alam Panjang direalisasikan.
Sebab, setiap masa kampanye bagi pilkada maupun pileg, selalu saja calon mengusung janji mereka untuk membangun turap di tebing sungai Kampar. Namun, sampai sekarang tidak pernah teraliasasi.
"Setiap kampanye politik dari pemilihan legislatif hingga kepala daerah selalu menjanjikan pembangunan turap kepada warga desa Alampanjang," kata seorang warga kesal.

Warga Desa Dusun I Alam panjang tengah bergotong royong di tengah material turap
Zamzalis menambahkan, dengan direalisasikan turap ini, tebing sungai Kampar, jalan raya yang ada berjarak lebih kuran 1 meter dari bibir sungai akan terselamatkan dari amblas.
Warga juga tidak akan khawatir dengan saat beraktivitas sehari-hari di kampung mereka dimana mereka tinggal dan mencari kehidupan untuk keluarga mereka.
"Pemerintah Dusun I Desa Alampanjang sering menyuarakan aspirasinya kepada jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, bahkan setiap anggota legislatif yang melakukan reses tak luput dari aspirasi masyarakat yang ingin turap segera dibangun," kata Zam panggilan akrab Kadus ini.
Warga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar terketuk hatinya untuk memprirotaskan membangun turap di Desa ini. (jan*)
Komentar Anda :