Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Implementasi Muatan Lokal Budaya Melayu di Sekolah, Sondi: Sudah Seharusnya!
Senin, 30 Oktober 2017 - 14:27:37 WIB
Sondia Warman

SULUHRIAU, Pekanbaru- Implementasi muatan lokal Budaya Melayu di sekolah-sekolah mendapar dukungan sepenuhnya dari Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sondia Warman.

Menurut Sondia Warman, justru kalau sekarang baru mulai, dinilai terlambat. Dimana daerah lain, seperti di daerah-daerah Pulau Jawa sudah lama memulai ini.

Namun, demikia tidak ada kata terlambat untuk melakukan suatu hal baik untuk kemajuan terutama pendidikan daerah ini. "Ini tentu kita dukung, sehingga budaya Melayu Melayu ini tetap lekang di tengah arus globalisasi seperti saat ini," ujar Sondia Warman, Senin (29/10/2017).

Ia mengatakan, kalau selama ini mungkin baru hanya setakad arab Melayu dan diterapkan di SD atau pun SMP, ke depan tentunya bisa diterapkan di SMA di Pekanbaru atau Riau ini."Whay not," katanya.

Namun disadari, saat ini mungkin masih terbatas mengenai tenaga pengajar muatan lokal budaya melayu, karena katanya informasi yang akan menjadi muatan lokal itu, selai arab melayu, ada makanan Melayu, adat-istiadat Melayu, permainan Melayu, pakaian Melayu dan musik Melayu. "Ini tentu butuh tenaga pengajar dibidangnya," katanya.

Politisi PAN ini menyarankan agar sekolah dan Disdik Pekanbaru mencarikan solusi sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan guru ini. "Saya kira jika hal ini sudah menjadi komitmen akan bisa dilaksanakan," katanya.

Saat ditanya apa perlu Perda? Sondi mengatakan, sebaiknya ada Pergub atau Perwako terlebih duhulu, menunggu proses pembuatan Perda. Karena Perda butuh waktu dalam pembahasannya. Sementara hal ini tidak harus diulur.

BACAJUGA : Disdik Pekanbaru-LAMR Sepakati Implementasi Muatan Lokal Budaya Melayu


Sementara itu, sebelumnya Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Menyepakati memasukan salah budaya melayu dalam muatan lokal wajib di SD Pekanbaru dan SMP.

"Kami sepakat agar pelajaran tentang budaya melayu bisa diimplementasikan," kata Kadisdik ekanbaru, Abdul Jamal.

Dikatakannya, referensi pelajaran yang akan diberikan disesuaikan. Pihak Kepala Sekolah akan terlebih dahulu mengikuti pelatihan bersama LAM Riau.

Jadi mata muatan lokal ini kata Jamal, sudah berjalan sejak lama seperti Arab Melayu 2 jam pelajar. Dan lainnya masuk makanan Melayu, adat-istiadat Melayu, permainan Melayu, pakaian Melayu dan musik Melayu.

Sedangkan di SMP juga sudah ada muatan lokal Arab Melayu, namun kedepan tentu akan  masuk, karena sudah ada Pergubnya. [chr]




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat