Kebakaran Pasar Atas Bukitinggi Hanguskan Sekitar 800 Kios
Senin, 30 Oktober 2017 - 14:46:10 WIB
SULUHRIAU, Bukittinggi- Kebakaran yang melanda Pasar Ateh atau Atas Bukittinggi Sumbar sejak pagi Senin, (0/10/207) menghaguskan sebanyak 800 kios pedagang.
800 kios terbakar tersebut menurut Wali Kota Bukittingi, M Ramlan Nurmatias, terdiri dari kios pakaian, sepatu dan konveksi.
Data itu katanya dari laporan petugas lapanga. Ia menghimbau agar pedagang bersabar, karena pemerintah setempat segera menyediakan lokasi penampungan sementara untuk pedagang berjualan.
"Ini kita rapat dengan semua perangkat daerah untuk mencari solusi," ucap Wali Kota Bukittinggi, Senin (30/10/2017).
Ramlan menjelaskan, pusat pertokoan Pasar Atas yang terbakar itu sedang dalam masa perbaikan pada bagian depan. Akibat kebakaran tersebut, perbaikan tidak akan dilanjutkan karena melihat kondisi secara keseluruhan, gedung pertokoan memang tidak bisa digunakan lagi.
"Pasar ini bangunan lama. Pernah terjadi beberapa kali kebakaran pula sebelumnya, lalu sempat terdampak gempa bumi. Memang perbaikan menyeluruh diperlukan," ujarnya.
Saat ini, pihak berwenang belum dapat memberikan keterangan menyangkut kerugian dan penyebab kebakaran dari peristiwa yang terjadi di pertokoan yang umumnya menjual produk kerajinan bordir kerancang tersebut.
Hingga siang ini, petugas sedang melakukan pendinginan di lokasi dan kondisi di pelataran objek wisata Jam Gadang ramai oleh masyarakat dan tumpukan barang-barang dagangan yang berhasil diselamatkan oleh pedagang.
Sementara dalam upaya pemadaman kebakaran, sebanyak 20 mobil pemadam kebakaran dari sembilan kota dan kabupaten di Sumbar turut membantu pemadaman didukung 100 lebih personel.
Sebelumnya, para pedagang terutama yang kiosnya berada di dekat gedung pusat pertokoan Pasar Atas Bukittinggi, panik mencoba menyelamatkan barang-barang dagangan.
Sejumlah warga dan pedagang lainnya ramai melihat dan membantu menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.
Ramainya warga dan tumpukan barang dagangan yang sudah diselamatkan menyebabkan kesulitan petugas pemadam kebakaran dalam upaya pemadaman.
Salah seorang pedagang pakaian di pusat pertokoan tersebut, Eri (40) mengatakan semua barang dagangannya telah habis dan tidak ada yang bisa diselamatkan.
Sumber: Antara | Liputan6.com
Editor : Jandri
Komentar Anda :