Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Guru Dituntut Dapat Penuhi Kebutuhan Anak Didik Zaman Now
Minggu, 26 November 2017 - 21:11:56 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Jasra Putra di Hari Guru Nasional mengingatkan, para pendidik saat ini dituntut untuk memenuhi kebutuhan anak didik zaman kini.

"Selamat Hari Guru. Jadilah guru sebagai pendidik untuk anak-anak didik zaman now," kata Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra kepada wartawan di Jakarta.

Ia mengatakan bahwa guru adalah salah satu penentu arah peradaban bangsa dalam memajukan dan meningkatkan mutu sumber daya manusia di suatu negara agar generasi bangsa bisa produktif dan bersaing.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini memiliki peluang besar bagi guru untuk bisa melakukan inovasi, strategi, dan teknik pengajaran bagi peserta didik zaman kini.

Kendati teknologi memudahkan pendidikan, Jasra berharap hal itu tidak justru menjadi penghalang untuk guru dan anak didik dalam menciptakan hubungan hangat dengan interaksi yang berkualitas.

"Pembelajaran zaman now yang menyenangkan dengan sumber informasi yang melimpah diharapkan tidak menjadi penghalang bagi guru dan murid untuk saling berinterkasi," katanya.

Namun, di lain sisi, kata dia, tantangan kemajuan teknologi tersebut juga berimbas terhadap perubahan perilaku siswa dan sistem sekolah yang kadang cenderung melahirkan kekerasan terhadap anak baik sebagai pelaku maupun korban, termasuk oleh guru dan tenaga kependidikan.

Kemajuan teknologi informasi, lanjut dia, bukanlah segalanya karena hingga saat ini sejatinya kualitas guru sebagai hal mendasar perlu ditingkatkan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan profesionalitas guru agar bisa menghadirkan kultur sekolah ramah anak.

Dengan begitu, lanjut dia, guru bisa menjadi instrumen upaya deteksi dini agar kekerasan dalam satuan pendidikan tidak terulang. Pencetakan profesionalitas guru bisa dimulai dari lembaga perguruan tinggi yang menghasilkan sarjana calon para guru sesuai kebutuhan masa kini.

Dari banyak aspek, guru sejatinya memiliki tanggung jawab besar dalam bersumbangsih untuk pengembangan karakter diri sehingga bisa menjadi suri teladan peserta didik, masyarakat, dan bangsa.

Pemerintah dalam hal tersebut, kata dia, perlu untuk mendorong peningkatan dan pengembangan keterampilan pendidikan, wawasan keilmuan, dan berkarya ilmiah guru.

Maka, untuk mencapai itu juga pemerintah harus memiliki komitmen yang kuat dalam melakukan program pemberdayaan guru, termasuk memperhatikan soal kesejahteraanya. [okz]




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat