Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Warga Temukan Arca Dewa Brahma Berkepala Empat
Senin, 18 Desember 2017 - 21:04:04 WIB

SULUHRIAU- Sebuah arca Dewa Brahma berkepala empat ditemukan warga di punden Dusun Kwasen, Desa Menganto, Mojowarno, Jombang. Arca yang terbuat dari batu ini dipastikan peninggalan zaman Majapahit.

Arca ini ditemukan Jayadi alias Hari, warga Dusun Kwasen yang juga juru kunci punden. Ditemui di rumahnya, Jayadi mengaku telah menemukan benda cagar budaya ini pada April 2017.

Saat itu, pria 38 tahun ini sedang menggali akar sisa pohon besar yang tumbang di area punden. Warga sekitar menyebut punden ini dengan Pandegong. Saat mencapai kedalaman sekitar 1,5 meter, cangkul yang digunakan mengenai dua bongkahan batu.

"Saya angkat dan saya cuci batu tersebut, ternyata bentuknya simbol Dewa Siwa, batu satunya lagi ternyata batu kepala empat, arca Dewa Brahma, kemudian saya bawa pulang," kata Jayadi kepada wartawan di rumahnya, Senin (18/12/2017).

Arca Kepala Dewa Brahma ini tergolong unik karena mempunyai empat kepala kembar yang menjadi satu. Benda purbakala ini terpotong di bagian leher. Tingginya sekitar 15 cm, sedangkan diameternya sekitar 15 cm. Berat arca sendiri sekitar 10 Kg.

Selama 8 bulan, Jayadi menyimpan temuan ini tanpa melapor ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim maupun Pemerintah Desa Menganto. Dia berniat menjual arca Dewa Brahma tersebut. Oleh sebab itu Jayadi meminta bantuan temannya mengunggah di media sosial agar segera laku.

"Itu mau saya jual untuk memperbaiki makam di punden, kondisinya kan kurang terawat," ungkapnya.

Arca Dewa Brahma Berkepala 4 di Punden Dusun Kwasen/Arca Dewa Brahma Berkepala 4 di Punden Dusun Kwasen/ Foto: Enggran Eko Budianto


Namun, kini Jayadi mengurungkan niatnya menjual arca tersebut. Dia bersedia menyerahkan temuan benda cagar budaya ini ke BPCB Jatim dengan syarat pemerintah bersedia merenovasi punden dengan membangun kuncup di atas dua makam.

Makam yang ada di punden ini dipercaya warga sekitar sebagai makam Mbah Nambi Suro dan Mbah Ijo. Konon kedua nama itu yang membuka perkampungan Dusun Kwasen yang dulunya berupa hutan.

"Saya minta Pemerintah Desa Menganto dan BPCB membangunkan makam biar layak, makamnya diperbaiki," ujarnya.

Kasi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Jatim Edhi Widodo mengatakan, siang tadi pihaknya telah meninjau arca yang ditemukan Jayadi. Dia memastikan arca berbahan batu andesit itu benda cagar budaya.

"Itu arca kepala Dewa Brahma, perkiraan kami peninggaan Majapahit. Kalau batu satunya potongan cucuknya Yoni. Di lokasi juga ditemukan Yoni-nya," tegasnya.

Hingga kini, tambah Edhi, arca kepala Dewa Brahma itu masih di rumah Jayadi. Pihaknya berharap Jayadi bersedia menyerahkan arca tersebut ke BPCB Jatim untuk disimpan di Museum Majapahit, Trowulan, Mojokerto.

"Soal syarat dari penemu kami diminta merenovasi punden itu mestinya yang berperan besar Pemda Jombang. Karena kalau diperingkat punden itu situs purbakala peringkat kabupaten," tandasnya. [dtc]




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat