Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
Rakernas Karhutla, Wiranto Sebut Kebakaran Hutan Seperti Ancaman Terorisme
Selasa, 19 Desember 2017 - 11:37:17 WIB

SULUHRIAU- Jakarta - Menko Polhukam Wiranto menghadiri Rakernas Kemenko Perekonomian tentang Pencegahan Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan (Karhutbunla) 2017. Wiranto mengatakan kebakaran hutan di Indonesia sudah seperti ancaman terorisme.

Rakernas Kemenko Perekonomian ini digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017). Hadir dalam acara tersebut Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, serta Ketua BMKG Dwikorita Karnawati.

"Indonesia sudah dianggap sebagai paru-paru dunia. Maka kalau ada kebakaran di wilayah Indonesia, maka sudah mengurangi dan merusak paru-paru itu. Sehingga sudah jadi masalah global. Asap yang dihasilkan juga melewati batas regional global. Karena asap nggak mengenal batasan negara kan. Seperti terorisme saja," kata Wiranto di acara tersebut.
 
Menurut Wiranto, Indonesia harus terus melakukan pencegahan, penanggulangan, serta pemulihan bencana kebakaran hutan dan lahan. Meski dalam 3 tahun karhutla sudah mulai menurun, namun jika dibiarkan akan timbul kembali.

"Tapi tugas kita belum selesai. Kebakaran hutan ini ibarat penyakit ya. Penyakit yang terus perlu ditanggulangi. Ibaratnya 3 tahun ini sudah kita redam. Tapi kalau nggak kita cegah terus ya bisa timbul lagi," ujar Wiranto.

Wiranto menambahkan, kebakaran hutan di Indonesia juga disebabkan adanya kebiasaan dan budaya masyarakat dalam membakar lahan. Hal ini diperparah dengan perusahaan yang juga membakar lahannya.

"Tadi Bu Menko PMK juga sempat nyinggung soal perilaku membakar hutan, ini sudah menjadi kebiasaan dan budaya manusia kita yang sulit diberantas. Belum lagi perusahaan-perusahaan yang licik membakar hutan, ini penyakit yang masih ada," ucap dia.

Pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan kebakaran hutan di Indonesia harus dilakukan dengan kerjasama antar kementerian dan lembaga. "Pekerjaan kita ini dalam pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan ini harus dilakukan secara simultan, sehingga batasnya juga jelas," papar Wiranto.

"Bagian pencegahan ada pak Darmin (Menko Perekonomian). Kalau Menkopolhukam ini kami yang bagian penanggulangan ketika sudah terjadi. Bagian masalah tempurnya. Yang paling sulit ini pekerjaan Menko PMK. Karena ngurusin manusia mulai dari hulu hingga hilir. Sehingga 3 menko ini harus bekerja keras," imbuhnya.

Seumber: detik.com  \ Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat