Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Kronologi Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Hong Kong
Minggu, 24 Desember 2017 - 15:00:58 WIB

SULUHRIAU- Ustaz Abdul Somad ditolak masuk Hong Kong oleh otoritas setempat setibanya di bandara, Sabtu (23/12/2017) sore. Somad tak kuasa membendung kekecewaannya karena batal berdakwah untuk Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong.

Abdul Somad membeberkan kembali kronologi penolakan di bandara Hong Kong. Penolakan bermula ketika pesawat yang ditumpanginya baru mendarat di Bandara Hong Kong pada pukul 16.00 waktu setempat atau pukul 15.00 WIB.

Saat itu, sejumlah orang berseragam sipil yang diduga petugas otoritas imigrasi Hongkong menghadang Somad saat hendak turun dari pesawat.

Somad yang terbang ke Hong Kong dengan dua asistennya, yakni Dayat dan Nawir terkejut ketika mereka meminta membuka isi dompetnya. Bahkan, sebelum proses itu dilakukan, Somad terlebih dahulu dipisahkan oleh asistennya dan dibawa menjauh dari pesawat.

"Keluar dari pesawat, beberpa orang tidak berseragam langsung menghadang kami dan menarik kami secara terpisah," ujar Somad dalam keterangan di akun Facebook pribadinya.

Setelah menuruti permintaan untuk membuka dompet, Somad lantas merasa semakin disudutkan. Mereka mempertanyakan seluruh kartu identitas Somad yang ada di dalam dompet.

Salah satu yang sempat dipertanyakan adalah kartu anggota Rabithah Alawiyah (Organisasi pencatat keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia).

Ia menyebut, pihak imigrasi Hong Kong menaruh curiga dengan kartu tersebut karena memiliki logo bintang dan terdapat sejumlah kalimat berhuruf Arab.

Somad menduga, kecurigaan otoritas imigrasi Hong Kong karena termakan dengan isu terorisme yang berkembang. "Saya jelaskan. Di sana saya menduga mereka tertelan isu terorisme," ujarnya.

Selain soal isi dalam dompet, otoritas imigrasi Hong Kong juga bertanya tentang seluruh identitasnya. Mereka bertanya soal pekerjaan, pendidikan, serta keterkaitan dengan Ormas dan Parpol.

"Saya jelaskan bahwa saya murni pendidik. Intelektual Muslim lengkap dengan latar belakang pendidikan saya," ujar Somad.

Setelah memberi penjelasan secara rinci, kata Somad, imigrasi Hong Kong secara sepihak melarang dirinya masuk ke Hong Kong. Sementara dua asistennya diminta kembali ke Indonesia pada Minggu (24/12/2017).

Ia mengaku langsung dibawa menuju kembali ke pesawat yang ditumpanginya untuk kembali ke Jakarta dari Hong Kong pada 17.00 waktu setempat.

"Tanpa alasan mereka langsung mangantar Saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 10.00 WIB ke Jakarta," ujarnya.

Atas kejadian itu, Somad meminta maaf kepada pihak yang mengundangnya untuk berdakwah, serta kepada seluruh TKI di Hong Kong.

"Kami hanya bisa berusaha dan berdoa. Qaddarallah, ada hikmah di balik itu semua," ujar Somad.

Kuasa hukum Abdul Somad, Kapitra Ampera, berencana melaporkan kejadian tersebut ke DPR dan Kementerian Luar Negeri agar pemerintah serius melindungi warga negaranya yang bepergian ke luar negeri.

"Kami segera akan melakukan konfirmasi dan klarifikasi terhadap pemerintah, melalui Kementerian Luar Negeri, untuk mengetahui duduk persoalannya," kata dia.

Kementerian Luar Negeri Indonesia hingga berita ini diturunkan belum dapat mengklarifikasi kejadian Ustaz Abdul Somad ditolak masuk Hong Kong.

Sumber: CNNIndonesia.com | Editor: Khairul





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat