Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Ditemukan 'Surga Prasejarah' di Israel Berusia 500 Ribu Tahun
Rabu, 17 Januari 2018 - 09:38:14 WIB
Foto BBC,dtc

SULUHRIAU, Tel Aviv - Situs prasejarah yang sangat langka telah ditemukan para arkeolog di dekat Tel Aviv, Israel, yang digambarkan sebagai 'surga' bagi nenek moyang manusia yang hidup 500.000 tahun yang lalu.

Di situs yang terletak di sebelah jalan bebas hambatan yang sangat sibuk di Jaljulia tersebut ditemukan ratusan kapak tangan dari batu dan artefak-artefak lain yang dikatakan memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.

Kegunaan kapak-kapak batu ini belum bisa dipastikan, namun para pakar mengatakan mungkin perkakas tersebut dipakai untuk aneka keperluan, dari membunuh hewan buruan hingga menguliti binatang.

Mereka mengatakan kapak-kapak yang ditemukan sangat rapi yang mengindikasikan pemahaman orang-orang pada zaman itu tentang material batu dan bagaimana mengubah batu menjadi alat yang efektif.

Para pakar mengatakan di situs ini dulunya terdapat sungai, vegetasi, dan aneka binatang, kombinasi ideal bagi manusia yang hidup pada zaman tersebut.

Seperti diketahui, sebelum akhirnya menetap, manusia dulunya berburu dan berpindah-pindah tempat.

Ran Barkai, kepala jurusan arkeologi di Universitas Tel Aviv mengatakan kualitas preservasi situs yang ditemukan timnya 'sungguh luar biasa'.

"Bagi orang-orang (pada zamannya), situs ini seperti surga, jadi mereka datang ke tempat ini dari waktu ke waktu," papar Barkai.

"Batu-batu yang terbawa oleh aliran air dimanfaatkan untuk membuat alat dan perkakas. Aliran ini juga membuat banyak binatang datang ke sini. Binatang-binatang ini diburu dan langsung dikonsumsi di tempat ini," katanya.

Jadi, orang-orang prasejarah bisa membuat alat dan menggunakan alat tersebut untuk membunuh hewan di satu tempat yang sama, kata Barkai.

Lanskap kuno tersebut ditemukan di antara Jaljulia dan jalan bebas hambatan Rute 6, sekitar lima meter di bawah permukaan tanah.

Para ahli memperkirakan situs ini dipakai oleh nenek moyang manusia modern, homo erectus, spesies pertama manusia yang berjalan tegak.

Mereka sedikit lebih besar dan lebih bertenaga namun otak mereka tak secanggih otak manusia modern.

Badan Kepurbakalaan Israel yang ikut melakukan penggalian bersama tim arkeolog dari Universitas Tel Aviv mengatakan temuan ini bisa menambah informasi baru atas periode tersebut.

"Temuan ini luar biasa karena perkakas yang ditemukan sebagian besar relatif utuh, tidak rusak. Ini semua membantu kita memahami kehidupan zaman dulu," kata Maayan Shemer, direktur penggalian Badan Kepurbakalaan Israel.

"Tak diragukan lagi, hasil kajian atas temuan ini akan membantu kita memahami gaya hidup dan perilaku manusia pada era tersebut," katanya.

Sumber: detik.com, BBC | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat