Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Survei: Mayoritas Muslim Indonesia Antiormas Radikal, yang Pro 9%
Senin, 29 Januari 2018 - 20:46:15 WIB

SULUHRIAU- Survei nasional menunjukkan muslim Indonesia tak suka terhadap ormas radikal. Bahkan jumlah mereka lebih dari setengah responden.

Ini adalah hasil survei 'Tren Toleransi Sosial-Keagamaan di Kalangan Perempuan Muslim Indonesia' pada Oktober 2017, yang hasilnya dipaparkan di Hotel JS Luwansa, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (29/1/2018).

"Yang pro-ormas radikal ternyata hanya 9 persen," kata Direktur The Wahid Foundation Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman (Yenny) Wahid.

Ini adalah salah satu dari banyak laporan survei, yakni soal dukungan pada ormas radikal. Dukungan terhadap gerakan radikal dinyatakan survei ini juga merupakan sikap empati terhadap radikalisme. Survei ini menggolongkan organisasi radikal sebagai organisasi Islam yang terbukti menggunakan kekerasan dalam mencapai tujuannya, antara lain ISIS, Jamaah Islamiyah Al Qaedah, HTI, FPI, DI/NII, JAD, dan Laskar Jihad.

Muslim yang antiormas radikal sebanyak 51,7 persen, yang tak bersikap sebanyak 39,2 persen, dan yang pro-ormas radikal sebanyak 9,0 persen.

Muslimah yang antiormas radikal sebanyak 49,0 persen, yang tak bersikap sebanyak 40,5 persen, dan yang pro-ormas radikal sebanyak 10,5 persen.

Muslimin yang antiormas radikal sebanyak 54,1 persen, yang tak bersikap sebanyak 38,1 persen, dan yang pro-ormas radikal sebanyak 7,8 persen.

Ternyata dari sini terlihat, lebih banyak muslimah pro-ormas radikal ketimbang muslimin pro-ormas radikal.

Survei dilakukan pada 6 sampai 27 Oktober 2017, melibatkan 1.500 responden laki-laki (50 persen) dan perempuan (50 persen) di 34 provinsi. Teknik yang digunakan adalah multistage random sampling. Margin of error kurang-lebih 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan via wawancara.

Survei dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), didukung oleh UN Women dan Wahid Foundation. Ini adalah bagian dari program UN Women yang didukung pemerintah Jepang bertajuk 'Perempuan Berdaya, Komunitas Damai Indonesia 2017-2018'.

Sebanyak 54,7 persen survei dilakukan di Jawa. Survei juga dilakukan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, dan Bali.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat