Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pekanbaru
RSD Madani Pekanbaru,
Hadir Di Waktu yang Tepat Di Tengah Tingginya Kebutuhan Warga untuk Berobat
Jumat, 09 Februari 2018 - 07:00:00 WIB
Walikota Pekanbaru Firdaus, MT saat Soft Opening Rumah Sakit Madani Pekanbaru 26 Januari 2018 lalu.

PEKANBARU, Suluhriau- Keseriusan Pemko Pekanbaru melalui kepemimpinan Walikota DR H Firdaus, MT-Wakil Walikota Ayat Cahyadi bidang pembangunan kesehatan, tak diragukan.

Jika dulunya ada yang pesimis di tengah banyak pula yang berharap hadirnya rumah sakit representatif di Pekanbaru ini, kini terjawab sudah.

Inilah Rumah Sakit  Daerah (RSD) Madani, Kota Pekambaru, yang disoft launching Walikota Pekanbaru 26 Januari 2018 lalu. Soft lounching rumah sakit inipun dihadiri ribuan masyarakat dan pejabat pemerintah.

Pembangunan rumah sakit ini, melalui anggaran multiyears (tahun jmak) TA 2014, dianggarkan sebesar Rp6,3 miliar, TA 2015 sebesar Rp 41,4 miliar dan tahun ketiga Rp42,3 miliar dengan total nilai kontraknya Rp80,9 miliar.

Konsep Green Hospital

Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, dalam beberapa kesempatan dan termasuk saat  peresmian rumah sakit ini mengatakan, masyarakat Pekanbaru telah lama menanti rumah sakit representatif ini. RSD Madani sebagai Rumah Sakit dengan konsep istilah green hospital. Konsep green hospital bukan saja bangunannya saja, tapi juga manajeen dan pelayanan.

Konsep Green Hospital sebelumnya (2013) sudah mendapat apresiasi dari Kemenkes RI. "Saat itu Menteri kesehatan meminta dibuatkan prototype dan dijadikan model ke daerah lainnya," katanya.

Tentu saja rumah sakit ini merupakan rumah sakit pertama. Karena RSUD Arifin Ahmad yang juga berada di Pekanbaru sejak puluhan tahun silam, itu adalah milik Pemerintah Provinsi Riau.

DR Firdaus Akan Bangun Rumah Sakit di Rumbai
Wako Firdaus meninjau alat kesehatan di RSUD Madani usai diresmikan

Maka, kehadiran rumah Sakit Madani ini, ibarat pepatah, pucuk dipinta ulampun tiba. Sudah jamak diketahui, di tengah tingginya pertumbuhan penduduk yang berbanding terbalik dengan pertumbahan fasilitas kesehatan saat ini, maka RSUD Madani Kota Pekanbaru, menjawab tantangan kebutuhan pelayanan kesehatan warga kota mulai saat ini dan dan ke depannya dalam melayani masyarakat yang butuh berobat.

Dari beberapa data dihimpun, jumlah penduduk Pekanbaru terus bertambah, kini mencapai 1,5 juta jiwa. Ini membuat hampir seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Pekanbaru tidak mampu menampung kebutuhan masyarakat memenuhi hajat hidup sehat. Belum lagi penduduk yang berbatasan dengan Pekanbaru. Kendati bejibun juga rumah sakit swasta di kota 'bertuah' ini.

Salah seorang praktisi kesehatan dr Qoyyum mengatakan, fasilitas kesehatan dan tenaga medis di Pekanbaru khususnya masih jauh dari kebutuhan, di tengah lajunya pertumbuhan penduduk.

Apa yang disampaikan dr Qoyyum, sejalan  dengan apa yang dirasakan warga, dimana kebutuhan berobat masyarakat ini makin tinggi, tidak jarang kata Rahim (41) warga Buluh China Panam, banyak rumah sakit begitu pasien masuk tertolak karena kamar full dan keterbatasan sarana lainnya. "Kehadiran Rumah Sakit Madani Pekanbaru inilah jadi harapan masyarakat untuk berobat," katanya.

Walikotapun membenarkan, bahwa RSUD Arifin Achmad kantanya tidak mampu menampung pasien-pasien yang sebagian besar merupakan pasien dari Kota Pekanbaru. "Inilah jawabanya dengan hadirnya Rumah Sakit Madani," kata Firdaus.

Sudah 13 Layanan Kesehatan

Rumah sakit ini akan menjadi rumah sakit rujukan. Namun, mengingat rumah sakit baru, tentu saja masih ada kekurangan sana-sini. Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Rizaldi S, kekurangan itu sambil jalan, akan terus berbenah.

Rizaldi menamabhkan, sejak dioperasionalkan akhir Januari lalu itu, ada minimal ada 13 pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Madani untuk masyarakat, seperti pelayanan unit gawat darurat (UGD), pemeriksaan di laboratorium, rawat inap, klinik umum.

Kemudian ada klinik spesialis, seperti spesialis jantung, sepesialis kandungan, spesialis anak, spesialis urulogi, THT dan Akupresur.  "Sekarang masih pelayanan gratis, ini pertimbangan pak walikota untuk masyarakat," katanya sembari mengatakan pihaknya juga sedang penyusunan tarif tindakan kesehatan untuk rumah sakit ini.

Belum Full, Berobat Gratis

Memang saat peresmian juga, Wako menyatakan bahwa untuk awal ini, RS Madani ini akan digratiskan dalam pengobatannya.

Masih kata Rizaldi, Mengenai alat kesehatan (alkes), diakui masih harus ditingkatkan. Salah satunya meminta bantuan dari pusat melalui Kemenkes RI. Maka, salah tujuan diperasionalkan rumah sakit Madani ini dilakukan, juga untuk memuluskan bantuan alat kesehatan, karena salah satu syarat bantuan diberikan sudah ada administrasi operasional. "Soal bantuan ini jauh sebelum Menkes sekarang sudah ada pembahasan dengan pak Walikota," kata Rizal.

Pada intinya kata Rizaldi, Pemko melalui Dinas Kesehatan berharap, dengan hadirnya rumah sakit ini dapat membantu dalam meningkatkan derajat kesehatan warga Kota Pekanbaru. [Advertorial Pemko Pekanbaru/Kominfo/SR]





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat