Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Mengapa Partai Demokrat Memilih Mengusung AHY?
Minggu, 18 Maret 2018 - 11:40:37 WIB

SULUHRIAU- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tampil sebagai sosok muda yang terus diusung Partai Demokrat untuk ikut ambil bagian pada Pilpres 2019. Ada sejumlah alasan rasional mengapa Demokrat yang dinakhodai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih mengusung AHY daripada kader lain.

Pengamat politik LIPI Indria Samego mengatakan, dari sisi popularitas dan elektabilitas, AHY termasuk yang tertinggi di antara calon-calon Demokrat lainnya. Hampir semua lembaga survei menempatkan AHY sebagai kandidat cawapres potensial bersama nama-nama besar lainnya seperti Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan.

Dari sisi pengalaman AHY boleh jadi kurang, tetapi elektabilitas dan popularitasnya tinggi. Proses demokrasi pada pilpres, calon dengan tingkat keterpilihan tinggi jauh lebih diuntungkan dibandingkan masalah pengalaman.

Pengamat politik Universitas Paramadina, Djayadi Hanan, juga menyatakan hal senada. Ia menilai AHY diperhitungkan karena elektabilitasnya di berbagai survei cukup kompetitif.

AHY dianggap sebagai tokoh muda yang bisa diharapkan menjadi pemimpin, walaupun memang belum berpengalaman. Bersama Partai Demokrat, AHY punya peluang yang sama besarnya dengan calon lain.

AHY yang merupakan Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat saat ini coba diusung menjadi cawapres Joko Widodo (Jokowi). Hal itu menguat usai Jokowi membuka Rakernas Partai Demokrat pada Sabtu (10/3) lalu.

Faktor lain yang membuat Demokrat yakin mengusung AHY terkait dengan politik konservatif Jawa-Islam. "Kelihatannya, terus terang saja kalau bicara popularitas itu ya AHY di atas TGB. Yakni masih menurut paham konservatif Jawa-Islam, dan AHY masuk kriteria itu," kata Indria Samego, Sabtu (17/3).

AHY dinilainya memiliki banyak sisi yang lebih banyak memiliki peluang untuk diterima. Baik dari sisi latar belakang keluarganya, latar pendidikannya, kemudian posisi politiknya sebagai orang yang berada di tengah.

Samego mengatakan, AHY bisa meraup suara dari kalangan Islam, Jawa, dan luar Jawa. Posisi AHY juga lebih moderat. "Indonesia luas, suara warga dari Sulawesi sampai Papua juga harus diraih," dia menegaskan. Dengan begitu, AHY akan lebih memiliki peluang yang lebih besar ketimbang calon lain.

Samego mengakui beberapa kali melakukan perbincangan bersama orang-orang dalam lingkaran Partai Demokrat. Mereka memang lebih memprioritaskan AHY ketimbang kader lain. Samego juga tak menutup mata adanya kepentingan politik untuk meneruskan ayahnya yang juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrat.

Sumber: Republika.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat