Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Mark Zuckerberg Pasang Iklan Permintaan Maaf di Surat Kabar
Senin, 26 Maret 2018 - 09:47:00 WIB
Mark Zuckerberg memohon maaf di koran-koran yang di Inggris dan Amerika Serikat. [Foto: AP/Jenny Kane]

SULUHRIAU- Mark Zuckerberg, pendiri, sekaligus Direktur Eksekutif Facebook telah menggunakan sejumlah iklan di koran-koran Inggris dan Amerika Serikat untuk menyatakan permohonan maaf. Hal ini dilakukan setelah skandal yang melibatkan aplikasi buatan Cambridge Analytica.

Dalam permohonan maafnya, Mark mengatakan Facebook sebagai platform jejaring sosial tidaklah layak menyimpan informasi pribadi, jika tidak dapat melindunginya. Iklan di koran-koran yang memuat tanda tangan Mark juga menyebutkan aplikasi buatan peneliti Cambridge University telah membocorkan data jutaan pengguna Facebook sekitar empat tahun lalu.

"Ini adalah pelanggaran kepercayaan, dan saya menyesal kita tidak bisa melakukan lebih banyak soal ini. Sekarang kita mengambil langkah untuk memastikan hal ini tidak terjadi lagi," ujar iklan tersebut.

Masalah privasi Facebook telah mendapat kecaman setelah Cambridge Analytica, perusahaan konsultan politik yang berafiliasi dengan kampanye pemilihan Presiden Donald Trump 2016, mendapatkan data secara tidak tepat. Perusahaan ini dituduh telah memberikan pengaruh bagaimana orang-orang memilih atau bahkan berpikir soal politik dan kemasyarakatan lewat sebuah permainan.

Cambridge Analytica mendapatkan data-data dari seorang peneliti yang membayar 270 ribu pengguna Facebook untuk menyelesaikan kuis profil psikologis pada tahun 2014. Tetapi kuis tersebut juga mengumpulkan informasi tentang teman-teman mereka, sehingga jumlah pengguna yang terkena dampak menjadi sekitar 50 juta orang.

Sejumlah surat kabar yang memuat iklan permohonan maaf adalah The New York Times dan The Washington Post di Amerika Serikat dan The Sunday Times serta The Sunday Telegraph di Inggris. Dalam permohonan maaf juga disebutkan Facebook membatasi data yang diterima aplikasi saat pengguna masuk.

Facebook juga kini menyelidiki setiap aplikasi yang memiliki akses ke sejumlah besar data. "Kami berharap ada aplikasi lainnya. Dan ketika kami menemukannya, kami akan melarang mereka dan memberi tahu semua orang yang terkena dampak," tulis iklan itu.

Mark menutup penyataan maafnya di koran dengan mengatakan: "Saya berjanji untuk melakukan yang lebih baik untuk Anda."

Tetapi permintaan maaf menghindari penyebutan nama 'Cambridge Analytica'. Sebaliknya, menulisnya sebagai "aplikasi kuis yang dibuat oleh seorang peneliti universitas".

Nilai saham Facebook telah turun lebih dari 70 miliar dolar AS, atau lebih dari Rp 700 triliun sejak skandal kebocoran data pengguna Facebook dilaporkan. Hal ini menjadi ancaman baru terhadap reputasi Facebook.

Sebelumnya Facebook diserang karena penggunaan Facebook di Rusia untuk mempengaruhi pemilih Amerika dengan unggahan-unggahan "berita palsu", sebelum dan sesudah pemilu AS 2016. Pada 22 Maret, Mark secara terbuka membahas skandal itu melalui unggahan panjang di halaman Facebook miliknya.

Hanya empat hari sebelumnya, pengacara Facebook mengancam akan menuntut Guardian karena melaporkan cerita. Berbicara di sebuah konferensi di New York, kepala kemitraan berita Facebook, Campbell Brown, mengakui ancaman tersebut sebagai sebuah "kesalahan".

Sejak saat itu Mark telah melakukan apa yang disebut 'tur permohonan maaf' di sejumlah jaringan televisi global, karena skandal pengambilan data-data pengguna Facebook yang terus merusak reputasi perusahaannya.

Kampanye Trump telah membayar 6 juta dolar AS, atau lebih dari Rp 60 miliar, selama Pemilu AS 2016, meskipun sejak pihak Trump telah menjauhkan diri dari Cambridge Analytica. Dua senator Amerika Serikat juga telah meminta Mark untuk bersaksi di depan Kongres soal tuduhan yang melibatkannya.

Sumber: Republika.co.id | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat