Gerah Harga Pertalite dan Premium Langka, BEM se Riau 'Gruduk' Gedung DPRD
Kamis, 29 Maret 2018 - 17:40:28 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Selama dua hari berturut-turut Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Provinsi Riau mengelar aksi demo.
Sehari sebelumnya (Rabu 29/3/2018) mereka sempat menyegel kantor Pertamina Jl Sisinga Mengeraja, dan Kamis (30/3/2018), ratusan mahasiswa berdemo ke DPRD Riau, bahkan mereka tidak mau diterima nggota dewan di luar pagar DPRD Jl Jenderal Sudriman itu, melainkan akhirnya mereka masuk ke halaman DPRD.
Presiden BEM Universitas Islam Riau (UIR) Hengki dalam oransinya di depan anggota DPRD Riau yang menerima massa di halaman gedung DPRD Riau menyampaikan prihatinnya.
Dimana, premium susah didapat di Riau, sementara daerah ini katanya, di atas minyak di bawah minyak, tapi tapi untuk mendapat premium harus antre hingga 2 km di SPBU.
Padahal menurut mahasiswa, ada kuota premium 45 persen. "Kenapa premium sulit di dapat di Riau, dan harga pertalite termahal di Indonesia," katanya disaksikan sejumlah anggita dewan dan ratusan aparat keamanan dari TNI/Polri dan Satpol.
Mahasiswa berseru dan meminta minta aparat tangkap mafia minyak!. Tangkap mafia minyak," seru Hengki.
Selain itu, mahasiswa juga anggota DPRD Riau lamban mengetuk palu terkait persetujuan turunnya 5 persen pajak pertalite di Riau dari sebelumnya 10 persen menjadi 5 persen.
"Kalau tak bisa ambil keputusan biar kami mahasiswa menggantikan bapak-bapak biar kami ketuk palu. Sebab rakyat sudah susah langkanya BBM," kata mahasiswa berorasi.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi III DPRD Riau Erizal Muluk yang menyambut kedatangan mahasiswa mengatakan, bukan DPRD atau pansus DPRD terlambat mengambil keputusan.
"DPRD sudah menyetujui melalui paripurna tadi pagi, harga solar dan bensin tetap seperti biasa. Sementara pertalite ditetapkan pajaknya turun 5 persen yang sebelumnya 10 persen," kata Erizal.
Memang, sebelum mahasiswa ke DPRD Riau, pihak DPRD menggelar paripurna menyetujui pengurangan harga pertalite 5 persen.
Usai menyampaikan aspirasi dan dijawab DPRD, Presiden BEM UIR Hengki diakhir penutup orasinya menyampaikan pesan kepada anggota DPRD Riau dan agar disampaikan kepada Pertamina apabila dalam sepekan ini harga pertalite di lapangan masih seperti harga lama juga maka mahasiswa akan datang lagi ke DPRD Riau dengan jumlah yang lebih banyak lagi. [khr]
Komentar Anda :