Selasa, 25 Juni 2024
1.301 Jamaah Haji 2024 Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Tak Berizin | Termasuk Kabupaten Kampar, MenPAN-RB Resmikan 15 MPP Se Indonesia | UMRI Resmikan Fakultas Kedokteran, Gerbang Lancang Kuning dan Gedung Mahmud Marzuki Tower | UMRI Hadirkan Pimpinan Perguruan Tinggi 6 Negara, Bahas Peran Muhammadiyah untuk Semesta | Dua Oknum Satpol PP Pekanbaru Dipecat Kerena Terbukti Peras Nenek 66 Tahun di Cipta Karya | Dewan Kehormatan PWI Minta Ketum Tuntaskan Pelaksanaan Sanksi Kasus UKW BUMN
 
Pendidikan
Pesawat Tempur Canggih Bakal Gantikan Hawk 100/200 di Lanud Pekanbaru

Pendidikan - - Sabtu, 31/03/2018 - 15:06:42 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Markas Besar (Mabes) TNI AU merencanakan akan menarik pesawat tempur Hawk 100/200 dari Pangkalan Udara (lLanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru- Riau. Mabes AU sudah mempersiapkan penggantinya.

Hal itu diungkapkan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna saat melakukan kunjungan kerja ke Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Kamis (29/3/2018).

Ia pun menegaskan, bahwa pengganti Hawk akan lebih canggih.

Dia menjelaskan, pergantian pesawat Hawk 100/200 yang saat ini mengisi Skadron 12. Pergantian Hawk 100/200 dengan generasi 4,5 ini direncanakan pada tahun 2020.

Yuyu menjelaskan bahwa pesawat Hawk 100/200 dinilai sudah laik untuk diganti. Mengingat usia pesawat jenis jet itu sudah tua.

"Pesawat hawk ini sudah ada dari tahun 1995. Jadi pada tahun 2020 usianya sudah 25 tahun sehingga harus ada peremajaan. Jadi, akan diganti dengan pesawat jenis baru," ucapnya.

Selain memiliki skadron 12, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru juga memiliki Skadron 16. Skadron ini dilengkapi dengan pesawat tempur F 16.

"Skadron 16 tidak diganti namun tetap di upgrade," imbuhnya.

Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru merupakan satu satunya yang memiliki skadron di Pulau Sumatera. Letaknya yang stategis karena berhadapan langsung dengan Malaysia dan Singapura membuat Mabes TNI AU memperkuat wilayah barat Indonesia.

"Lanud Roesmin Nurjadin sangat stategis untuk pertahanan udara di bagian barat. Jadi, sesuai rencana stategis angkatan udara, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru sebagai penangkal gangguan udara, termasuk di Cina Selatan," pungkasnya.

Sumber: okezone.com | Editor: Jandri







 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved