Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
Kumpulkan Staf Khusus Baru, Jokowi Minta Sampaikan Capaian Nyata
Selasa, 22 Mei 2018 - 16:24:29 WIB

SULUHRIAU, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan empat staf khusus yang baru ditunjuk untuk membantu dirinya.
Jokowi meminta agar para staf khusus tersebut menyampaikan kinerja pemerintah yang rasional ke masyarakat.

Pertemuan Jokowi dengan empat Staf Khusus Presiden tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ikut mendampingi di pertemuan itu.

"Tidak ada yang spesifik, intinya, bagaimana keempatnya membantu dalam hal komunikasi politik," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Staf Khusus Presiden bidang Keagamaan Internasional, Siti Ruhaini Dzuhayatin mengatakan, pertemuan itu dilakukan sebagai bentuk koordinasi antara Jokowi dengan para staf khusus yang baru. Secara umum, Jokowi meminta agar para staf khusus tersebut menyampaikan capaian kinerja pemerintah yang nyata ke masyarakat.

"Bagaimana membantu beliau menyampaikan keberhasilan yang nyata, yang rasional. Ada beberapa hal yang perlu dikomunikasikan lebih intensif, terkait pembangunan. Kalau yang sekarang lebih ke fisik, sebetulnya perlu juga disampaikan ke masyarakat disampaikan aspek sosial, psikologis, misalnya pembangunan infrastruktur, keamanan, kenyamanan, terhadap hal-hal yang lebih substantif," kata Siti.

Siti mengatakan, bukan hanya persoalan pembangunan fisik infrastruktur, tetapi Jokowi ingin agar masyarakat tahu bagaiman cara pemerintah membangun soal kenyamanan dan keamanan.

"Bukan hanya persoalan membangun jalannya, infrastrukturnya, tetapi membangun itu untuk cara presiden, untuk mendeliver rasa, menyediakan, menyampaikan apa namanya, aspek yang bersifat mendasar. Yang ukurannya bukan sekadar fisik, yang lebih dari itu, yaitu kenyamanan dan keamanan. Karena yang namanya keadilan sosial dan kemakmuran di situ, bukan sekadar pembangunan fisik," jelasnya.

Siti sendiri menjelaskan, tugasnya sebagai Staf Khusus Presiden yakni membantu menyampaikan bagaimana mengkapitalisasikan modal yang dimiliki Indonesia. "Kita kan bangsa yang besar, kita bertahan sampai sekarang itu kan luar biasa. Kadang capaian itu tidak sampai ke luar, nah ini yang akan kita dorong," jelasnya.

Dia menambahkan, capaian itu perlu disampaikan ke masyarakat, termasuk dunia internasional. Agar dunia tahu potensi yang dimiliki Indonesia.

"Perlu kita sampaikan hasil hasilnya ini ke luar, misalnya lewat press release. Itu harus jadi model. Tentu kita punya PR (public relations), tetapi kita relatif bisa menyelesaikannya. Kita bisa menggunakan kesempatan di internasional untuk mempromosikan aset besar kita," jelasnya.

Jokowi menambah 4 staf khusus di lingkaran Istana. Keempat nama ini berasal dari kalangan profesi.

"Betul ada 4 penambahan stafsus sesuai keperluan melihat begitu banyaknya persoalan. Harapannya staf khusus bisa membantu presiden karena yang dipilih secara operasional membantu di lapangan," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

Keempat nama tersebut antara lain:

1. Abdul Ghofar Rozin, Staf Khusus Presiden di acara keagamaan. Abdul akan mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke pondok pesantren.

2. Siti Ruhaini Dhzuhayatin, Staf Khusus Presiden bidang keagamaan internasional.

3. Adita Irawati, Staf Khusus Presiden bidang komunikasi ke kementerian dan lembaga.

4. Ahmad Erani, Staf Khusus Presiden bidang ekonomi, khususnya membantu mengenai dana desa.

Alasan Jokowi menambah staf khusus dikarenakan faktor kebutuhan. Terlebih tugas kepresidenan semakin banyak tahun ini.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat