Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Kumpulkan Staf Khusus Baru, Jokowi Minta Sampaikan Capaian Nyata
Selasa, 22 Mei 2018 - 16:24:29 WIB

SULUHRIAU, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan empat staf khusus yang baru ditunjuk untuk membantu dirinya.
Jokowi meminta agar para staf khusus tersebut menyampaikan kinerja pemerintah yang rasional ke masyarakat.

Pertemuan Jokowi dengan empat Staf Khusus Presiden tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ikut mendampingi di pertemuan itu.

"Tidak ada yang spesifik, intinya, bagaimana keempatnya membantu dalam hal komunikasi politik," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Staf Khusus Presiden bidang Keagamaan Internasional, Siti Ruhaini Dzuhayatin mengatakan, pertemuan itu dilakukan sebagai bentuk koordinasi antara Jokowi dengan para staf khusus yang baru. Secara umum, Jokowi meminta agar para staf khusus tersebut menyampaikan capaian kinerja pemerintah yang nyata ke masyarakat.

"Bagaimana membantu beliau menyampaikan keberhasilan yang nyata, yang rasional. Ada beberapa hal yang perlu dikomunikasikan lebih intensif, terkait pembangunan. Kalau yang sekarang lebih ke fisik, sebetulnya perlu juga disampaikan ke masyarakat disampaikan aspek sosial, psikologis, misalnya pembangunan infrastruktur, keamanan, kenyamanan, terhadap hal-hal yang lebih substantif," kata Siti.

Siti mengatakan, bukan hanya persoalan pembangunan fisik infrastruktur, tetapi Jokowi ingin agar masyarakat tahu bagaiman cara pemerintah membangun soal kenyamanan dan keamanan.

"Bukan hanya persoalan membangun jalannya, infrastrukturnya, tetapi membangun itu untuk cara presiden, untuk mendeliver rasa, menyediakan, menyampaikan apa namanya, aspek yang bersifat mendasar. Yang ukurannya bukan sekadar fisik, yang lebih dari itu, yaitu kenyamanan dan keamanan. Karena yang namanya keadilan sosial dan kemakmuran di situ, bukan sekadar pembangunan fisik," jelasnya.

Siti sendiri menjelaskan, tugasnya sebagai Staf Khusus Presiden yakni membantu menyampaikan bagaimana mengkapitalisasikan modal yang dimiliki Indonesia. "Kita kan bangsa yang besar, kita bertahan sampai sekarang itu kan luar biasa. Kadang capaian itu tidak sampai ke luar, nah ini yang akan kita dorong," jelasnya.

Dia menambahkan, capaian itu perlu disampaikan ke masyarakat, termasuk dunia internasional. Agar dunia tahu potensi yang dimiliki Indonesia.

"Perlu kita sampaikan hasil hasilnya ini ke luar, misalnya lewat press release. Itu harus jadi model. Tentu kita punya PR (public relations), tetapi kita relatif bisa menyelesaikannya. Kita bisa menggunakan kesempatan di internasional untuk mempromosikan aset besar kita," jelasnya.

Jokowi menambah 4 staf khusus di lingkaran Istana. Keempat nama ini berasal dari kalangan profesi.

"Betul ada 4 penambahan stafsus sesuai keperluan melihat begitu banyaknya persoalan. Harapannya staf khusus bisa membantu presiden karena yang dipilih secara operasional membantu di lapangan," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

Keempat nama tersebut antara lain:

1. Abdul Ghofar Rozin, Staf Khusus Presiden di acara keagamaan. Abdul akan mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke pondok pesantren.

2. Siti Ruhaini Dhzuhayatin, Staf Khusus Presiden bidang keagamaan internasional.

3. Adita Irawati, Staf Khusus Presiden bidang komunikasi ke kementerian dan lembaga.

4. Ahmad Erani, Staf Khusus Presiden bidang ekonomi, khususnya membantu mengenai dana desa.

Alasan Jokowi menambah staf khusus dikarenakan faktor kebutuhan. Terlebih tugas kepresidenan semakin banyak tahun ini.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat