Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Lucky Hakim Ngaku Ditawari Perindo Rp 10 M, Berkarya Rp 6 M
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:36:04 WIB

SULUHRIAU- Dalam bukti pengakuan yang beredar, Lucky Hakim mengaku 'ditransfer' Rp 5 miliar saat berpindah dari PAN ke NasDem.

Ternyata, Lucky juga mengaku pernah ditawari uang miliaran rupiah oleh Perindo dan Berkarya.

Dari screenshot yang beredar, Rabu (18/7/2018), tawaran Rp 10 miliar dari Perindo kepada Lucky dalam bentuk kontrak main sinetron. Sedangkan dari Berkarya, ia mengaku ditawari Rp 6 miliar. Kedua tawaran itu tidak diambil Lucky.

"Tentang foto saya bersama NasDem, memang itu betul dan ini bukan karena silau dengan tawaran NasDem. Bahkan Perindo sediakan kontrak sinetron senilai Rp 10 miliar, Pak HT dan Dirut MNC sudah bertemu. Juga Sekjen Berkarya juga siapkan Rp 6 M. Tapi saya tetap teguh di PAN," demikian potongan pernyataan Lucky di WhatsApp Group Kesekjenan PAN per 27 April.

Wasekjen PAN Ahmad Yohan menyebut, sejak awal menjabat anggota DPR, Lucky sudah tergoda bujuk rayu untuk berpindah ke parpol lain dengan iming-iming sejumlah uang. Yohan menerangkan sejak awal PAN tidak ingin Lucky berpindah parpol.

"Sejak awal sudah tergoda dengan rayuan partai lain. Alasan PAW (pergantian antarwaktu) itu alasan yang dibuat-buat karena setahu saya itu ketua umum dan lain sebagainya tidak menghendaki adanya PAW buat dia," ujar Yohan kepada wartawan.

Yohan menyebut alasan Lucky di-PAW di DPR sebagai alasan yang dibuat-buat. Yohan menjelaskan PAN kecewa atas sikap Lucky yang tergiur harta.

Bukti pengakuan Lucky Hakim soal diiming-imingi duit oleh Perindo dan Berkarya.


"Intinya begini, ini orang dipilih oleh rakyat, harusnya menjalankan tugas sebagai anggota DPR sebaik-baiknya. Tapi ternyata bisa saja orang itu menggadaikan suara rakyat dengan uang. Itu yang kita kecewa," jelas Yohan.

Sebelumnya, Lucky menyebut isu dirinya ditransfer ke NasDem hanyalah gosip. Lucky menganggap tudingan dari PAN tersebut sebagai pujian.

"Gosip dibayar miliaran rupiah, saya anggap itu ibarat pujian terhadap saya. Ini ibarat figur saya di sisi politik bernilai miliaran rupiah," kata Lucky saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/7).

Dia pun hanya menanggapi santai tuduhan tersebut. Namun Lucky meminta bukti andai tudingan yang disampaikan DPP PAN itu benar.

"Tapi bisa jadi itu adalah candaan-candaan politik saja setelah hiruk-pikuk pilkada," tuturnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat