Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Soal Vaksin MR, Bupati Meranti Saran Bagi Non Muslim Lanjut
Jumat, 03 Agustus 2018 - 05:39:46 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan M.Si, menyikapi serius vaksin Measies Rubella (MR), yang disebut sebut belum mengantongi Sertifikat halal dari MUI, menurut mengantisipasi penyakit campak di Indonesia menyarankan bagi Non muslim diminta tetap lanjut.

Sedangkan bagi pasien muslim diminta bersabar hingga keputusan halal MUI dikeluarkan.
Hal itu dikatakan Bupati saat meresmikan Gedung Bumdes Desa Bokor, Kamis (2/8/2018).

"Bagi yang Islam bersabar dulu sampai keluar Fatwa MUI, bagi Non muslim silahkan jalankan, program ini harus sukses karena pemerintah sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk  menyehatkan masyarakat," ujar Kabag Humas dan Protokol Meranti, Hery Saputra menirukan kata Bupati.

Lebih jauh dikatakan Bupati, berdasarkan informasi yang diperolehnya terkait isu belum keluarnya Fatwa MUI tentang ke halalan Vaksin yang diproduksi di India untuk mensukseskan program Nasional Indonesia bebas Campak 2020 itu, bagi Non Muslim belum direkomendasikan.

"Khusus umat islam kita belum merekomendasikan bagi Non muslim silahkan jalankan," tegasnya lagi.

Sekedar informasi, seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Roswita, kegiatan Imunisasi Measies Rubella, merupakan Program Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan UNICEF, yang turun berjenjang ketingkat Provinsi dan Kabupaten Kota, dalam upaya memberantas penularan penyakit Campak Rubella di Dunia khususnya Indonesia.

Terkait penggunakan Vaksin Measies Rubella sendiri, dikatakan dr. Roswita telah mendapat rekomendasi dari World Healt Organization (WHO), dan telah digunakan di 104 negara didunia dan yang tak kalah penting Vaksin yang dibuat di India itu telah mengantongi serifikat Halal.

Didasari hal itu Kepala Dinas Kesehatan berharap, tidak ada lagi keraguan dari masyarakat untuk menggunakan Vaksin ini agar terlindungi dari penularan penyakit Campak Rubella yang cukup berbahaya.

Dari pemaparan dr. Siska Hidayani, penyakit Campak Rubella merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan dari batuk dan bersin. Penyakit ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan Demam dan Pilek yang jika terjadi komplikasi dengan Diare dan lainnya akan menyebabkan radang paru-paru, radang otak yang berujung pada kematian penderita.

Jika penyakit ini menyerang ibu hamil maka dapat menyebabkan Keguguran Spontan, Bayi Cacat Bawaan, dan kematian bayi. Dari hasil survei dan penelitian Penyakit ini paling bayak menyerang manusia umur 9 Bulan-13 Tahun. Pemerintah Pusat menargetkan pelaksanaan program Vaksinasi MR di Indonesia 95 Persen, jika dihitung dari jumlah potensial sasaran Vaksinasi MR masyarakat Meranti sebesar 51 ribu.

Kadis Kesehatan Meranti berharap dengan terlaksananya program Imunisasi Rubella tersebut, hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan lingkungan hidup yang bersih sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dapat diwujudkan. (raf).




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat