Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Masjid Besar di China Hendak Dirubuhkan, Jemaah Menghadang Aparat
Jumat, 10 Agustus 2018 - 20:52:27 WIB

SULUHRIAU- Ratusan Muslim di provinsi Ningxia, di bagian Barat Cina berusaha menghalangi pihak berwenang yang bermaksud merubuhkan masjid mereka.

Para pejabat mengatakan bahwa Masjid Agung Weizhou yang baru selesai dibangun di provinsi itu belum mendapat izin pembangunan yang memadai.

Tetapi para jamaah masjid menolak untuk mundur. Seorang warga mengatakan mereka "tidak akan membiarkan pemerintah menyentuh masjid itu".

Di Cina terdapat sekitar 23 juta Muslim, dan kehadiran Islam di provinsi Ningxia cukup menonjol sejak berabad-abad.

Namun menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia, belakangan ini sikap kecurigaan dan tekanan terhadap Muslim di Cina makin meningkat.

Apa yang terjadi?

Pada tanggal 3 Agustus, otoritas setempat memasang pemberitahuan bahwa masjid akan "dibongkar paksa" karena tidak mendapat izin perencanaan dan konstruksi yang diperlukan.

Pemberitahuan itu disebarkan secara online di antara komunitas etnis Hui yang beragama Islam, lapor kantor berita Reuters.

Banyak yang mempertanyakan mengapa pihak berwenang tidak menghentikan pembangunan masjid yang berlangsung dua tahun itu, jika tidak memberikan izin yang relevan, tulis kabar South China Morning Post yang berbasis di Hong Kong.

Pada hari Kamis (9/8), para jamaah melancarkan protes di luar masjid dan berlanjut hingga Jumat. Gambar-gambar yang beredar di media sosial Cina menunjukkan kerumunan orang berkumpul di luar gedung putih besar, yang memiliki beberapa menara dan kubah yang menjulang.

Seorang warga mengatakan perundingan antara komunitas Hui dan pemerintah mencapai jalan buntu.

"Kami kuat-kuatan saja sekarang," kata seorang warga yang menyembunyikan namanya, kepada the Post. "Warga tidak akan membiarkan pemerintah menyentuh masjid, tetapi pemerintah tidak mau mundur."

Masih belum jelas apakah rencana untuk mulai membongkar masjid pada hari Jumat ini tatapi berlangsung, atau apakah kompromi telah tercapai.

Seorang pejabat dari lembaga Islam setempat mengatakan bahwa sebetulnya masjid itu tidak akan dibongkar seluruhnya. Dia mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah hanya menginginkan struktur "diubah untuk mengurangi skalanya".

Belum ada komentar sejauh ini di media pemerintah Cina tentang kasus ini.

Konstitusi Cina di atas kertas menjamin kebebasan beragama, tetapi dalam praktiknya kegiatan keagamaan masih tetap dikontrol ketat.

Gereja-gereja Kristen misalnya, pernah dipaksa untuk mencabut salib dari atap-atap gereja, karena pemerintah menganggap simbol itu melanggar aturan perencanaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, para pejabat jadi lebih waspada terhadap pengaruh agama asing, dan "gereja-gereja rumahan" tidak resmi yang terhubung dengan misi luar negeri, menjadi sasaran khusus.

Sementara Muslim Hui umumnya telah terintegrasi dengan baik dan dibiarkan bebas mempraktekkan agama mereka, Muslim Uighur di provinsi Xinjiang barat menghadapi tekanan pemerintah yang terus meningkat.

Sumber: viva.co.id, BBC Indonesia | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat