Perintahkan Koyak dan Kencingi Alquran, Pria di Inhil Ditangkap Polisi
Selasa, 28 Agustus 2018 - 18:55:09 WIB
SULUHRIAU, Inhil- Ha alias Suhu alias Guru (41 Tahun) memerintahkan menginjak, mengoyak dan mengencingi Kitab Suci Al-Qur'an Kitab Suci Umat Muslim.
Pria ini lantas ditangkap dan diamankan pihak Polsek Kateman, Inhil. Ia diduga melakukan penodaan/penintaan agama. Pria ini ditangkap di kontrakan Kamaruddin Jl Tunas Harapan RT 010 RW 001 Kelurahan Tagaraja Kecamatan, Kateman, Inhil.
Penangkapan ini sesuai laporan dari Said Adnan Alie (62 Tahun), Ketua LAMR Kecaamatan Kateman, melaporkan Ha alias Suhu alias Guru (41 Tahun) di KTP tertulis beragama Islam, dengan saksi-saksi inisial SR (Pr/21 Tahun), Dar (Pr/27 Tahun), TT (Pr/30 Tahun), dan Ar (Lk/36 Tahun).
Kasus ini bermula saat pelapor mendapatkan telepon dari Hamdan Zainuddin selaku Ketua MUI Kecamatan Kateman yang mengatakan bahwa dirinya telah memperoleh informasi dari Saksi Darmiatun tentang adanya seseorang yang memerintahkan untuk menginjak, mengoyak dan mengencingi Kitab Suci Al-Qur'an.
Kemudian Hamdan Zainuddin meminta pelapor untuk datang ke rumahnya yang berlokasi di Jl Pendidikan Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman.
Mendengar hal tersebut, pelapor langsung bergegas menuju ke kediaman Hamdan Zainuddin dan menemukan saksi Dar, kemudian menanyakan kebenaran informasi tersebut.
Setelah mendengar semua keterangan dari Dar, bahwa memang benar adanya seseorang yang memerintahkan untuk menginjak, mengoyak dan mengencingi Kitab Suci Al-Qur'an oleh terduga terlapor Ha alias Suhu alias Guru.
Berdasarkan keterangan saksi Dar beserta saksi-saksi, bahwa dirinya diminta untuk menginjak, mengoyak dan mengencingi Kitab Suci Al-Qur'an oleh Ha alias Suhu alias Guru sebanyak 2 kali.
Kemudian Dar beserta saksi-saksi lainnya menyanggupi hal tersebut, mereka menginjak, mengoyak dan mengencingi Kitab Suci Al-Qur'an bersama Ha alias Suhu alias Guru.
Atas laporan ini, kepolisian bergerak cepat dan mengamankan terlapor, dan meminta keterangan saksi-saksi untuk pemeriksaan lebih lanjut. [Azn]
Komentar Anda :